Bea Cukai Dumai Gagalkan Pengiriman Sabu

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bea Cukai Dumai mengamankan sabu seberat 1.468 gram yang dibawa seorang berinisial “FN”, penumpang kapal MV Dumai, yang disembunyikan dalam bungkus teh.

    Bea Cukai Dumai mengamankan sabu seberat 1.468 gram yang dibawa seorang berinisial “FN”, penumpang kapal MV Dumai, yang disembunyikan dalam bungkus teh.

    INFO NASIONAL -  Bea Cukai Dumai mengamankan sabu seberat 1.468 gram dari seorang berinisial FN, penumpang Kapal MV Dumai, yang disembunyikan dalam bungkus teh. Penindakan ini berhasil dilakukan di Terminal Ferry Kota Dumai pada Minggu, 12 Mei 2019.

    Kepala Kantor Bea Cukai Dumai Fuad Fauzi memaparkan kronologi penindakan yang terjadi di wilayah kerjanya tersebut. “Penindakan berawal dari kecurigaan petugas yang melihat gelagat pelaku yang gelisah. Pelaku juga meninggalkan tas yang dibawanya dan menunjukkan sikap berusaha kabur saat didekati petugas,” ujar Fuad.

    Fuad menambahkan, dengan adanya kecurigaan tersebut, petugas melakukan penangkapan serta penggeledahan terhadap tersangka. “Tersangka yang berusaha kabur, kemudian ditangkap. Dari tas tersangka, kita lakukan pemeriksaan dan ditemukan plastik bekas kemasan teh berisi kristal bening positif sabu setelah dilakukan narkotes di Balai Lab Bea Cukai Dumai,” tuturnya.

    Dengan barang bukti tersebut, tersangka diserahkan ke Satnarkoba Kepolisian Resor Dumai untuk pengembangan kasus lebih lanjut. “Tersangka dan barang bukti kita serahkan ke Polres Dumai untuk pengembangan kasus. Presiden sudah menyatakan Indonesia darurat narkoba. Maka Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional, Polri, TNI, serta instansi terkait akan terus bersinergi memberantasnya. Kita berharap, dengan adanya penindakan kali ini, akan membuat jera dan perlahan menutup semua jaringan peredaran barang haram tersebut,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Politik Dinasti dalam Partai Peserta Pemilihan Legislatif 2019

    Kehadiran politik dinasti mewarnai penyelenggaraan pemilihan legislatif 2019. Sejumlah istri, anak, hingga kerabat kepala daerah.