Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 6 Juta Batang Rokok Ilegal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bea Cukai Kudus Gerebek 4 Bangunan Tempat Penyimpanan Rokok Ilegal

    Bea Cukai Kudus Gerebek 4 Bangunan Tempat Penyimpanan Rokok Ilegal

    TEMPO.CO, Surakarta - Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Surakarta membongkar jaringan pedagang rokok ilegal antarpulau. Mereka juga menyita 6,6 juta batang rokok tanpa cukai.

    Baca: Bea Cukai Ungkap Distribusi Peredaran Rokok Ilegal Kota Kretek

    Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Surakarta Kunto Prasti Trenggono menyebut kasus itu telah ditangani sejak awal Maret 2019. "Berawal dari penangkapan sebuah truk pengangkut rokok ilegal di jalan tol Semarang," katanya saat menggelar jumpa pers pada Rabu, 15 Mei 2019.

    Bea Cukai kemudian mengembangkan perkara ini. "Kami lantas menemukan tempat penimbunan rokok ilegal di Sukoharjo," kata Kunto. Di tempat tersebut terdapat jutaan batang rokok tanpa cukai dengan berbagai merek.

    Dari hasil penelusuran, rokok ilegal tersebut diproduksi di dua daerah, yaitu di Malang dan Jepara. Hasil produksi rokok ilegal tersebut lantas ditimbun di Sukoharjo. Selanjutnya, barang itu siap dikirim kepada pembeli yang ada di Bangka Belitung.

    "Kami perlu waktu dua bulan untuk membongkar jaringan ini," kata Kunto. Mereka juga berhasil menangkap empat orang, termasuk produsen, pemilik, pengangkut dan pembeli rokok ilegal tersebut. Seorang produsen masih buron.

    Dalam kasus tersebut, Bea Cuka menyita 298 koli rokok atau 6,6 juta batang rokok dari berbagai merek. Menurut Kunto, kerugian negara yang berhasil diselamatkan dalam kasus itu mencapai Rp 2,6 miliar.

    Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jawa Tengah dan DIY, Parjiyo menyebut bahwa kasus tersebut merupakan pengungkapan kasus terbesar pada tahun ini. "Ini temuan terbesar dalam satu kasus, bahkan secara nasional," kata dia.

    Simak juga: Tekan Rokok Ilegal, Bea Cukai Madura Rangkul Pejabat Pemkab Pamekasan

    Menurut dia, temuan peredaran rokok ilegal yang tidak dilengkapi cukai maupun menggunakan cukai palsu memang sering ditemukan di Jawa Tengah. Meski demikian, sebagian dari hasil temuan tersebut merupakan hasil produksi dari provinsi lain. "Kami akan terus berupaya memerangi peredaran rokok ilegal," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.