Situng KPU Lebih dari 80 Persen, Jokowi Ungguli Prabowo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Ahad, 21 April 2019. Proses penghitungan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang dimuat dalam Situng milik KPU masih terus berjalan. ANTARA/Reno Esnir

    Pekerja memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Ahad, 21 April 2019. Proses penghitungan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang dimuat dalam Situng milik KPU masih terus berjalan. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Data masuk dalam sistem informasi penghitungan suara atau Situng KPU hingga Selasa pukul 4.45 WIB sudah mencapai 80,62 persen. Data ini masuk dari 655.724 tempat pemungutan suara atau TPS dari total 813.350 TPS seluruh Indonesia.

    Baca juga: Diminta Kubu Prabowo Hentikan Situng, Begini Sikap KPU

    Adapun jumlah raihan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin tercatat 56,33 persen atau sebanyak 69.561.886 suara. Jumlah itu mengungguli lawannya Prabowo - Sandiaga yang memperoleh suara 43,67 persen atau 53.937.806.

    Selisih suara Jokowi dan Prabowo masih cukup jauh yaitu 15.624.080 suara.

    Adapun Situng KPU itu mencatat beberapa provinsi telah selesai 100 persen menyalin formulir C1. Provinsi itu adalah Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, dan Gorontalo. Adapun yang telah mencapai 90 persen adalah Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara, Lampung, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Baca juga: Perludem: Tak Relevan Kaitkan Situng KPU dengan Kecurangan

    Data yang ada dalam situng KPU ini bukan merupakan hasil resmi perhitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.