Buka Puasa di Rumah Zulkifli Hasan, Jokowi Buat Kesepakatan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo duduk berdampingan dengan Wapres Jusuf Kalla (kanan) dan Ketua MPR Zulkifli Hasan (kiri) ketika menghadiri buka puasa bersama pimpinan lembaga tinggi negara di Rumah Dinas Ketua MRR Kawasan Widya Chandra Jakarta, Jumat 10 Mei 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo duduk berdampingan dengan Wapres Jusuf Kalla (kanan) dan Ketua MPR Zulkifli Hasan (kiri) ketika menghadiri buka puasa bersama pimpinan lembaga tinggi negara di Rumah Dinas Ketua MRR Kawasan Widya Chandra Jakarta, Jumat 10 Mei 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta-Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan kesepakatan dengan sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara saat berada dalam satu meja buka puasa bersama di rumah Ketua Majelis Permusyaratan Rakyat Zulkifli Hasan, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019.

    "Ya tadi kita sepakat bersama, di satu meja tadi Pak Ketua MPR, ada juga Pak Wapres, ada juga Ketua DPD, ada juga Pak Ketua DPR, Ketua MK juga sepakat," kata Jokowi menyebutkan nama para pimpinan lembaga tinggi yang satu meja dengannya.

    Baca: Zulkifli Hasan Undang Jokowi Buka Bersama Hari Ini

    Jokowi melanjutkan, "Kita sepakat semuanya bahwa nanti pada hari Senin kita akan berbuka puasa di tempatnya Pak Ketua DPR, Pak Bambang Soesatyo. Kesepakatan kita itu."

    Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan buka bersama merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun. Zulkifli menuturkan, agenda buka bersama di rumahnya semestinya diadakan Sabtu besok, namun tidak jadi.

    Agenda buka bersama selanjutnya, kata dia, akan diadakan di rumah Ketua DPR Bambang Soesatyo yang tidak jauh dari rumahnya. "Rabu di rumah OSO (Oesman Sapta Odang). Masak gara-gara pilpres bukber aja enggak. Waduh," ujar Zulkifli Hasan.

    Simak: Sebut Kriteria Pemenang Pemilu, Zulhas Contohkan Sikap Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.