Bea Cukai Meulaboh Limpahkan Perkara Tindak Pidana Cukai ke Kejaksaan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bea Cukai Meulaboh melimpahkan perkara tindak pidana bidang cukai dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 663.908.000 yang dilakukan oleh tersangka berinisial H (43) pada Kamis, 2 Mei 2019, di Gampong Durian Kawan, Kabupaten Aceh Selatan.

    Bea Cukai Meulaboh melimpahkan perkara tindak pidana bidang cukai dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 663.908.000 yang dilakukan oleh tersangka berinisial H (43) pada Kamis, 2 Mei 2019, di Gampong Durian Kawan, Kabupaten Aceh Selatan.

    INFO NASIONAL - Bea Cukai Meulaboh melimpahkan perkara tindak pidana bidang cukai dengan potensi kerugian negara Rp 663.908.000 yang dilakukan tersangka berinisial H, 43 tahun,  pada Kamis, 2 Mei 2019, di Gampong Durian Kawan, Kabupaten Aceh Selatan. Pelimpahan ini merupakan tahap dua setelah sebelumnya berkas dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Aceh Selatan. Tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa menuju kantor Kejaksaan setelah sebelumnya dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Meulaboh.

    Tim penyidik Bea Cukai Meulaboh yang dipimpin Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan mengawal ketat tersangka dan melakukan serah terima dengan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Aceh Selatan. “Berkas sudah P-21 dari kejaksaan, selanjutnya tinggal menunggu JPU memutuskan putusan peradilan. Hari ini, kami serahkan sepenuhnya ke kejaksaan untuk lebih lanjut,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Meulaboh Akbar Hafrianto.

    Akbar juga menegaskan, dengan adanya serah terima ini, kerja sama akan terjalin baik antarkementerian/lembaga penegak hukum Indonesia. “Kami harap koordinasi dan kerja sama akan terus terjalin serta bermanfaat untuk kedua belah pihak,” ucapnya.

    Penyidikan kasus pidana terhadap tersangka H telah dinyatakan selesai. Hal ini sesuai dengan peran serta fungsi Bea Cukai dalam melindungi masyarakat terhadap barang ilegal juga mengamankan penerimaan negara dari sektor cukai. Dengan berkurangnya rokok ilegal di masyarakat, rokok legal dapat bersaing sehat sehingga tercipta ekonomi yang baik pula. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.