PPSDM Geominerba dan BKSDA Sepakati Kerja Sama Penguatan Taman Wisata Gunung Batur

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PPSDM Geominerba dan BKSDA melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama penguatan fungsi taman wisata alam Gunung Batur, di Bali 2 Mei 2019.

    PPSDM Geominerba dan BKSDA melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama penguatan fungsi taman wisata alam Gunung Batur, di Bali 2 Mei 2019.

    INFO NASIONAL – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Geologi Mineral dan Batu Bara (Geominerba) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pada Kamis, 2 Mei 2019, di kantor BKSDA Bali. Kerja sama ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat terhadap fungsi Taman Wisata Alam Panelokan, khususnya Museum Gunungapi Batur.

    Penandatanganan ini dilakukan Kepala PPSDM Geominerba Dwinugroho dan Kepala BKSDA Budhy Kurniawan. Adapun isi perjanjian kerja sama mengenai penguatan fungsi Taman Wisata Alam Gunung Batur Bukit Payang dan Taman Wisata Panelokan melalui pemanfaatan serta pengembangan Museum Gunung Api Batur.

    Perjanjian kerja sama ini bertujuan agar Museum Gunung Api Batur lebih optimal dalam peningkatan pengetahuan kegunungapian dan sebagai wahana apresiasi bagi para ilmuwan juga masyarakat mengenal kegunungapian.

    Museum Gunung Api Batur dibangun atas kerja sama antara Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Direktorat Jenderal Geologi dan Sumber Daya Mineral, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral dengan Bappeda Kabupaten Bangli.

    Museum Gunung Api Batur terletak di Taman Wisata Alam Penelokan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Museum ini berjarak 60 kilometer dari Denpasar. Di dalam museum, pengunjung dapat menyaksikan aneka jenis batuan yang berasal dari gunung berapi dan terdapat beberapa peralatan yang digunakan ilmuwan untuk meneliti gunung berapi. Selain itu, tersaji juga foto-foto Gunung Batur dan beberapa gunung berapi lain di Indonesia. Tak hanya itu, mitologi yang bersangkutan dengan Gunung Batur juga dijelaskan di museum ini.

    Di museum ini, pengunjung juga dapat menyaksikan film dokumenter tentang perkembangan Gunung Batur dan sejarah-sejarah letusannya yang dahsyat. Bahkan aktivitas Gunung Batur yang sebenarnya juga dapat disaksikan langsung dari ruang pengamatan dengan menggunakan teropong.

    Museum Gunung Api Batur menjadi bukti bahwa warisan geologi yang berpadu dengan kearifan lokal dan keanekaragaman hayati dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

    Geopark Batur telah dikukuhkan sebagai Jejaring Geopark Global (Global Geopark Network/GGN) oleh UNESCO pada September 2012. Geopark Batur memiliki keunikan karena Gunung Api Batur memiliki dua kaldera. Di dalam kaldera pertama, terbentuk kaldera kedua. Di dalam kaldera kedua, terdapat danau berbentuk bulan sabit, yang dikenal dengan nama Danau Batur. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.