Hadi Tjahjanto: Ada Provokasi Pihak yang Tak Terima Hasil Pemilu

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah) dan Kepala Bulog Budi Waseso sebelum mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat 3 Mei 2019. Ratas tersebut membahas persiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. ANTARA FOTO/ Wahyu Putro A

    Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah) dan Kepala Bulog Budi Waseso sebelum mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat 3 Mei 2019. Ratas tersebut membahas persiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. ANTARA FOTO/ Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memprediksi akan ada pihak-pihak yang keberatan terhadap penetapan hasil Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    Baca juga: Hadi Tjahjanto Minta Keluarga Besar TNI Tak Bikin Manuver Politik

    Prediksi ini, kata Hadi, terlihat dari pernyataan sejumlah pihak yang menyatakan telah terjadi kecurangan pemilu. "Hal ini terlihat dari indikasi perkembangan ketidakpuasan atas proses yang sedang berjalan. Beberapa pihak mengutarakan terjadinya kecurangan walaupun pihak penyelenggara pemilu menyatakan tidak terjadi," ujar Hadi di Gedung DPD RI, Jakarta pada Selasa, 7 Mei 2019.

    Hadi juga melihat, saat ini terdapat indikasi adanya provokasi dan penciptaan opini oleh pihak yang tak menerima hasil penghitungan perolehan suara. Sebut saja seperti tuduhan kecurangan dalam pelaksanaan pemungutan suara, proses penghitungan hingga penetapan hasil pemilu.

    Ditambah, penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial kini semakin meningkat. "Akibat dari keberatan tersebut, dapat terjadi aksi untuk melaksanakan unjuk rasa atau bahkan penyerangan terhadap kantor-kantor penyelenggara pemilu, KPU, Bawaslu yang sudah kami prediksi dan kami siagakan dengan Polri," kata Hadi.

    Baca juga: Panglima Hadi Tjahjanto Mutasi 9 Perwira Tinggi TNI

    Sebagai langkah antisipasi, Hadi Tjahjanto beserta anggotanya telah menyiapkan upaya deteksi dini, cegah dini, temu cepat, dan lapor cepat. Ia juga memastikan TNI akan terus melakukan patroli bersama Polri di wilayah-wilayah yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.