30 Tahanan Narkoba di Polresta Palembang Kabur

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ventilasi udara Ruang tahanan Mapolresta Palembang dijebol oleh para tahanan. Akibatnya sekitar 30 orang tahanan berhasil kabur pada Minggu, 5 Mei 2019, sekitar pukul 03.00 tadi. TEMPO/PARLIZA HENDRAWAN

    Ventilasi udara Ruang tahanan Mapolresta Palembang dijebol oleh para tahanan. Akibatnya sekitar 30 orang tahanan berhasil kabur pada Minggu, 5 Mei 2019, sekitar pukul 03.00 tadi. TEMPO/PARLIZA HENDRAWAN

    TEMPO.CO, Palembang - Sebanyak 30 orang tahanan narkoba Kepolisian Resor Kota Palembang, Sumatera Selatan, kabur pada Minggu dini hari, 5 Mei 2019. Tahanan kabur setelah menjebol ventilasi kamar mandi ruang tahanan.

    Baca juga: Kata Dirjen Pemasyarakatan Soal Alasan 113 Tahanan Kabur di Aceh

    Kepala Polda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara membenarkan ihwal kaburnya tahanan narkoba tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah membentuk tim untuk mengejar para tahanan itu. "Mereka semua kami kejar, doakan saja supaya cepat tertangkap kembali," ujarnya di Palembang, Minggu, 5 Mei 2019.

    Zulkarnain menambahkan, sejumlah saksi mata sudah dimintai keterangan di Mapolresta Palembang. Kini, polisi tengah memeriksa petugas jaga. "Kami periksa sulu, apakah ada keterlibatan petugas jaga," kata Zulkarnain.

    Para tahanan narkoba diduga kabur melalui ventilasi kamar mandi tahanan yang berhasil dijebol. Kejadian itu diduga sekitar pukul 03.00.

    Zulkarnain meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir. Sebab, saat tim telah bergerak untuk mengejar mereka.

    Berdasarkan keterangan yang diterima Tempo, mereka yang kabur itu dari berbagai sel. Sel Tahanan I, sebanyak 6 dari 12 tahanan kabur. Di sel II, seluruh penghuni, yakni sebanyak 12 orang dipastikan ikut kabur. Sementara itu, di sel III 12 dari 16 orang tahanan yang melarikan diri.

    Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Inpektur Dua Herison menduga para tahanan itu kabur sekitar pukul 03.00. Ketika itu dirinya menerima telepon dari Kepala Jaga Tahanan Ajun Inspektur Polisi Satu Suryani yang memberitahu bahwa tahanan kabur.

    Aiptu Suryani menyampaikan bahwa dirinya yang saat itu bertugas piket jaga tahanan bersama Brigadir Aldo Febrianto. Pukul 02.50, Aiptu Suryadi dipanggil oleh salah satu tahanan yang tidak ikut melarikan diri. Tahanan itu mengatakan soal kaburnya tahanan lain.

    Setelah menerima informasi tersebut, Aiptu Suryadi langsung mengecek ke dalam sel tahanan dan didapati satu sel tahanan sudah kosong. Sedangkan, dua sel tahana lain masih ada tahanan dengan kondisi gembok pintu sel yang tidak lagi terkunci. Terali ventilasi udara di depan kamar sel tahanan jebol, CCTV rusak, dan ditemukan 1 buah balok di dalam lorong ruang tahanan yang berasal dari kusen pintu toilet tahanan.

    Baca juga: Tahanan Kabur: Dari Lawan Petugas Sampai Potong Besi Sel

    Sampai saat ini, pihak Polresta Palembang masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap tahanan yang melarikan diri.

    PARLIZA HENDRAWAN | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.