KPK Sita Uang Rp 100 Juta dari OTT Hakim di Balikpapan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Gedung KPK

    Ilustrasi Gedung KPK

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan terhadap seorang hakim dan panitera serta tiga orang lainnya di Balikpapan, Kalimantan Timur. Tiga orang lainnya yang turut ditangkap ialah dua orang pengacara dan satu pihak swasta.

    Baca berita sebelumnya:
    OTT KPK, Hakim Diduga Terima Suap dalam Perkara Penipuan Tanah

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan ada sejumlah uang yang turut disita dari OTT tersebut. "Duit yang disita sekitar seratus juta rupiah," kata Febri kepada wartawan, Jumat malam, 3 Mei 2019.

    Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif sebelumnya mengatakan bahwa uang tersebut diduga suap kepada hakim yang mengadili sebuah perkara pidana di Pengadilan Negeri Balikpapan. Pemberian suap terkait dengan pembebasan terdakwa dari ancaman pidana yang menjeratnya.

    "Diduga merupakan bagian dari permintaan sebelumnya jika dapat membebaskan terdakwa dari ancaman pidana dalam dakwaan kasus penipuan terkait dokumen tanah," kata Syarif dalam keterangan tertulis, Jumat malam 3 Mei 2019.

    Syarif mengatakan KPK bergerak setelah mendapatkan informasi dan menemukan bukti-bukti awal dari pengecekan di lapangan. "Sampai saat ini lima orang diamankan dan dibawa ke Polda (Kepolisian Daerah) setempat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucap Syarif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.