OTT KPK, Hakim Diduga Terima Suap dalam Perkara Penipuan Tanah

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi persidangan. shutterstock.com

    Ilustrasi persidangan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan terhadap seorang hakim di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat sore 3 Mei 2019. OTT KPK itu disertai penyitaan sejumlah uang yang belum dirinci jumlahnya.

    Baca:
    KPK Tangkap Seorang Hakim di Balikpapan

    Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif menerangkan, OTT kali ini terkait dengan dugaan suap. Hakim Pengadilan Negeri Balikpapan ditangkap bersama seorang panitera muda, dua orang pengacara, dan satu orang pihak swasta. Mereka semua terlibat dalam persidangan perkara pidana penipuan dokumen tanah.

    "KPK mengamankan mereka setelah mendapatkan informasi akan terjadinya transaksi pemberian uang pada hakim," kata Syarif melalui keterangan tertulis pada Jumat malam, 3 Mei 2019.

    Syarif menuturkan, pemberian duit diduga merupakan bagian dari permintaan sebelumnya jika dapat membebaskan terdakwa dari ancaman pidana. "Sampai saat ini lima orang diamankan dan dibawa ke Polda setempat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim penyidik KPK," kata dia menambahkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.