Bea Cukai dan Bareskrim Polri Gagalkan 4 Penyelundupan Narkotika

Bea Cukai dan Bareskrim Polri Gagalkan 4 Penyelundupan Narkotika

INFO NASIONAL -- Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) berhasil gagalkan upaya peredaran narkotika sebanyak 137 kg. Dari jumlah tersebut, 96 kg di antaranya merupakan hasil operasi penindakan secara sinergi antara Bareskrim Polri dengan Bea Cukai yang dilaksanakan dalam empat operasi penindakan secara beruntun pada akhir April 2019.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi mengungkapkan kronologi keempat penindakan tersebut dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Jumat (03/05). Penindakan pertama dilakukan pada Rabu (24/04) pukul 22.30 WIB di perairan Kuala Peurelak, Aceh Timur. “Patroli Laut Mandiri Kanwil Khusus Bea Cukai Kepulauan Riau BC 30004 berhasil melakukan penindakan terhadap sebuah kapal kayu jenis oscadon tanpa nama di perairan Kuala Jeungki, Peurelak Aceh Timur,” ucap Heru.

Dari penindakan tersebut petugas mengamankan 5 kg yang terbagi ke dalam 5 bungkus teh. Petugas juga membekuk tersangka yang merupakan seorang nelayan. “Petugas mendapatkan informasi dari pelaku bahwa pelaku menerima penyerahan barang di sekitar laut Penang Malaysia sebanyak 5 kg, kemudian dilakukan pengejaran oleh Petugas Bea Cukai Wilayah Aceh dan Bareskrim Polri karena yang bersangkutan membuang barang ke laut yang kemudian diketahui merupakan sabu,” ujar Heru.

Penindakan kedua dilakukan hanya berselang satu hari dari penindakan pertama. Pada Jumat (26/04) petugas berhasil mengamankan 30 kg sabu dalam kemasan teh di perairan Ujung Curam 20 NM Timur Laut Idi, Aceh Timur. Petugas patroli BC 20005 berhasil menegah satu buah Kapal Jaring KM Jasa Mulia yang bertolak dari Malaysia ke Idi, Aceh Timur. “Selain mengamankan sabu, petugas juga mengamankan 4 orang pelaku yang merupakan nahkoda dan anak buah kapal,” ujar Heru.

Pelaku menerima penyerahan sabu sebanyak 30 kg dengan menggunakan Kapal Jaring KM Jasa Mulia di laut berjarak sekitar 20 mil dari Penang secara ship-to-ship pada hari Selasa (23/04) pukul 20.30 WIB. Petugas gabungan Bea Cukai dan Bareskrim Polri kemudian mengejar dan menangkap dengan menggunakan Kapal BC 20005. Selanjutnya terhadap kapal dan terperiksa serta barang bukti diamankan dan diserahterimakan ke Bea Cukai Langsa untuk pemeriksaan awal terhadap terperiksa yang diserahkan ke Bareskrim Polri.

Penindakan ketiga dilakukan petugas Bea Cukai Sumatera Utara dan Bareskrim Polri yang melakukan pengawasan darat. Petugas menggerebek sebuah rumah di daerah Medan Marelang, Sumatera Utara pada hari Jumat (26/04). Kemudian penangkapan dilakukan terhadap dua orang tersangka di sebuah hotel di Jalan KL Yos Sudarso, Medan pada Sabtu (27/04) pukul 01.00 WIB. “Atas penangkapan tersebut petugas melakukan pengembangan terhadap barang bukti dan tersangka lainnya,” kata Heru.

Di hari yang sama pukul 02.00 WIB, barang bukti akhirnya ditemukan di dalam rumah tersangka di daerah Jalan Marelan Pasar 3 Medan. “Petugas mengamankan sabu yang dikemas dalam  bungkus teh Cina warna hijau. Pelaku memasukkan narkotika seberat masing-masing 25 kg dan 26 kg ke dalam 2 tas besar warna hijau dan disembunyikan di bawah tempat tidur,” ujar Heru.

Selain itu, petugas juga menangkap dua tersangka lain yang diduga sebagai kurir. Saat ini petugas gabungan masih terus melakukan pengejaran terhadap barang bukti lain yang diduga masih ada di beberapa tempat di Medan.

Penindakan keempat dilakukan di hari yang sama, Sabtu (27/04) pada pukul 12.30 WIB di Jalan Lintas Palembang Jambi KM 105, Sukamaju Muba, Sumatera Selatan. Dari penindakan ini petugas berhasil mengamankan 10 kg sabu dan 5 orang tersangka. Pada hari Jumat (26/04), Subdirektorat Narkotika Bea Cukai mendapat informasi dari Bareskrim Polri bahwa akan ada pengiriman narkotika dari Malaysia ke wilayah Tembilahan Riau dengan tujuan Palembang Sumatera Selatan. “Diketahui narkotika akan dikirim dari Johor Malaysia dengan menggunakan High Speed Craft (HSC) dan kemudian ship to ship dengan kapal jenis pompong untuk dibawa menuju Tembilahan Riau,” ungkap Heru.

Berdasarkan informasi tersebut, Subdirektorat Narkotika berkoordinasi dengan Bea Cukai Wilayah Riau, dan Bea Cukai Tembilahan melakukan surveillance di sekitar perairan Indragiri. Namun diketahui bahwa kapal HSC telah sampai di daerah Pulau Burung. Petugas Bea Cukai Tembilahan kemudian melakukan pengejaran. Berdasarkan informasi, barang diketahui telah mendarat dan sedang dibawa menuju Palembang melalui jalur darat.

Pada hari Sabtu (27/04) tim gabungan Subdirektorat Narkotika bersama Bareskrim Polri melakukan penegahan terhadap 2 buah mobil. Saat dilakukan penggeledahan tim menemukan 1 karung plastik berisikan 10 paket kemasan hijau yang berisi sabu sebanyak 10 kg dan mengamankan 3 tersangka.

Tim gabungan kemudian melakukan pengejeran terhadap pelaku yang diduga merupakan pengendali yang mengendarai mobil lainnya tanpa plat nomor dan berhasil dihentikan di pintu keluar tol Palembang-Indralaya. Selanjutnya terhadap barang bukti dan tersangka telah diamankan dan diserahterimakan ke Bareskrim Polri.

Hingga 26 April 2019, Bea Cukai telah berhasil melakukan 125 penindakan terhadap kasus penyelundupan narkotika dan psikotropika dengan berat total barang bukti mencapai kurang lebih 1,5 ton. (*)






Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.


Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

13 Februari 2022

Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Caranya dengan terus mendorong pelaku UMK ini dapat masuk ke dalam ekosistem pengadaan barang/jasa yang dikembangkan LKPP melalui Katalog Elektronik.


Komisi X DPR Apresiasi 'Platform' Digital Merdeka Mengajar

13 Februari 2022

Komisi X DPR Apresiasi 'Platform' Digital Merdeka Mengajar

Kurikulum Merdeka merupakan transformasi pembelajaran penting dalam menghadapi pendidikan paska-pandemi dan perkembangan zaman.