Jokowi dan Tim Kampanye Mulai Fokus Bahas Kabinet

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat wawancara khusus dengan tim Tempo Media Grup di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat 26 April 2019. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat wawancara khusus dengan tim Tempo Media Grup di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat 26 April 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kubu calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi mulai membicarakan isi kabinet pascahasil hitung cepat dikeluarkan sejumlah lembaga survei. Politikus PDIP Adian Napitupulu membenarkan bahwa hal tersebut menjadi salah satu pembicaraan dalam pertemuan Jokowi dengan sejumlah pejabat teras TKN di Rumah Heritage, Jalan Sam Ratulangi, Jakarta pada Ahad malam, 28 April 2019.

    Baca juga: Hormat Siap Presiden, Adian: Faktanya Jokowi Memang Presiden

    "Ada sedikit menyinggung (soal kabinet)," ujar Adian saat dihubungi Tempo pada Senin, 29 April 2019.

    Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengatakan, saat ini kubunya memang tengah fokus bicara soal kabinet di masa selanjutnya. "Kita udah move on saja. Saatnya bicara Indonesia ke depan, bagaimana struktur kabinetnya, apa skala prioritas kebijakan Pak Jokowi," ujar Hasto lewat keterangan tertulis pada Senin, 29 April 2019.

    Sebelumnya, Jokowi tak menutup kemungkinan akan merombak kabinet sebelum jabatannya berakhir pada Oktober mendatang.

    "Ya, bisa saja seperti itu. Bisa saja tidak, he-he-he," ujar Jokowi sambil tertawa dalam wawancara eksklusif bersama wartawan Tempo Budi Setyarso dan Reza Maulana di Istana Bogor, Jumat, 26 April 2019.

    Baca juga: Jokowi Konsolidasi Internal dengan TKN dan Influencer

    Jokowi tak menampik, akan ada perubahan kabinet karena disesuaikan dengan rencana kerja pemerintahan mendatang. "Ya. Mungkin banyak (penyesuaian), wong yang dikerjakan sekarang berbeda," ujar dia

    Inkumben itu mengungkapkan, dia tidak ingin mendikotomi profesional dan politikus di kabinet. "Kita enggak usah mendikotomi profesional dan politikus. Di partai, orang profesional pun banyak," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.