Kasus Korupsi IPDN, KPK Geledah Kantor Adhi Karya Sejak Pagi Tadi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Dudy Jocom, memeluk istrinya, seusai mengikuti sidang pembacaan amar putusan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 14  November 2018. Ia divonis pidana penjara 4 tahun, membayar denda Rp 100 juta subsider 1 bulan kurungan dan pidana tambahan membayar uang pengganti sebesar Rp 4,2 miliar karena terbukti melakukan korupsi proyek Gedung Kampus IPDN di Agam, Sumatera Barat. TEMPO/Imam Sukamto

    Terdakwa mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Dudy Jocom, memeluk istrinya, seusai mengikuti sidang pembacaan amar putusan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 14 November 2018. Ia divonis pidana penjara 4 tahun, membayar denda Rp 100 juta subsider 1 bulan kurungan dan pidana tambahan membayar uang pengganti sebesar Rp 4,2 miliar karena terbukti melakukan korupsi proyek Gedung Kampus IPDN di Agam, Sumatera Barat. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor PT Adhi Karya di Makasar, Senin, 29 April 2019. “Penggeledahan Kantor PT Adhi Karya berkaitan dengan perkara korupsi IPDN Provinsi Sulawesi Utara di Kabupaten Minahasa.” Juru bicara KPK Febri Diansyah menyampaikannya melalui keterangan tertulis, Senin, 28 April 2019.

    Penggeledahan dilakukan sejak pagi hari dan masih berlangsung hingga siang ini. "Sejumlah dokumen proyek terkait proyek pembangunan gedung Kampus IPDN dan barang elektronik," kata Febri. 

    Baca: KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung IPDN

    Dari hasil penggeledahan, tim menyita sejumlah barang bukti. Tim akan mempelajari lebih lanjut barang bukti itu untuk pengembangan perkara. 

    Dalam perkara ini, KPK menetapkan mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kementerian Dalam Negeri, Dudy Jocom dan Kepala Divisi I PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Adi Wibowo sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung IPDN di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tahun anggaran 2011. 

    Dudy Jocom juga ditetapkan sebagai tersangka korupsi pembangunan gedung IPDN Sulawesi Utara tahun anggaran 2011. Dalam pembangunan gedung IPDN di Sulut, Dudi ditetapkan bersama-sama Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Dono Purwoko.

    Baca: KPK Periksa Empat Saksi dalam Kasus Korupsi IPDN

    Awalnya, Dudi menghubungi beberapa kontraktor untuk menginformasikan bahwa akan ada proyek IPDN di Sulawesi, pada tahun 2011. Sebelum lelang dilakukan, diduga ada kesepakatan pembagian kerja untuk PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya.

    Waskita Karya kebagian menggarap proyek di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sedangkan Adhi Karya menggarap proyek di Sulawesi Utara. KPK memperkirakan perkara korupsi IPDN ini membuat negara rugi sebesar Rp 11,18 miliar di proyek pembangunan gedung IPDN Sulawesi Selatan dan Rp9,378 miliar di proyek Sulawesi Utara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.