Kasus Korupsi Bupati Cianjur Irvan Rivano Mulai Disidang Hari Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati nonaktif Cianjur Irvan Rivano Muchtar bersiap meninggalkan gedung KPK setelah diperiksa, di Jakarta, Selasa, 2 April 2019. Irvan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan menerima atau memotong pembayaran terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    Bupati nonaktif Cianjur Irvan Rivano Muchtar bersiap meninggalkan gedung KPK setelah diperiksa, di Jakarta, Selasa, 2 April 2019. Irvan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan menerima atau memotong pembayaran terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Tipikor atau Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Bandung akan memulai sidang perkara pemerasan atau pemotongan penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan di Cianjur dengan terdakwa Bupati Cianjur nonaktif Irvan Rivano Muchtar 29 April 2019. Selain Irvan, pengadilan juga akan menyidangkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjut Cecep Sobandi, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur Rosidin, dan kakak ipar IR, Tubagus Cepy Septhiady.

    “Mereka berempat akan menjalani sidang perdana bersama." Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikannya melalui keterangan tertulis, Ahad, 28 April 2019.

    Baca: Bupati Cianjur Ditahan KPK, Wakil Bupati: Beliau Berintegritas

    KPK telah melimpahkan berkas perkara pemerasan atau pemotongan penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidkan di Cianjur ke Pengadilan Tipikor di Bandung, kemarin, 28 April 2019. KPK menyangka Irvan Rivano bersama sejumlah pihak telah meminta, menerima atau memotong pembayaran DAK Pendidikan Kabupaten Cianjur Tahun 2018 sekitar 14,5 persen dari total Rp46,8 miliar.

    Taufik Setiawan alias Opik dan Rudiansyah yang menjabat sebagai pengurus Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Cianjur disangka berperan menagih imbalan dari DAK Pendidikan pada sekitar 140 Kepala sekolah yang telah menerima DAK itu.

    Baca: Bupati Cianjur Kena OTT KPK, Ribuan Warga Gelar Selamatan

    Dari sekitar 200 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengajukan, alokasi DAK yang disetujui 140 SMP di Cianjur. Diduga, imbalan terhadap Bupati Cianjur nonaktif Irvan Rivano adalah 7 persen dari alokasi DAK.

    ANDITA RAHMA | M. ROSSENO AJI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.