Polri Berencana Terapkan Ganjil Genap Saat Arus Mudik 2019

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mobil untuk mudik. dok.TEMPO

    Ilustrasi mobil untuk mudik. dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri berencana menerapkan regulasi ganjil-genap di jalan tol saat arus mudik pada Hari Raya Idul Fitri 2019. Rencana tersebut didasari setelah adanya prediksi mengalami peningkatan sekitar 20-30 persen dari 2018 lalu.

    Baca juga: Mudik Lebaran, Konstruksi Jalan Tol Layang Cikampek Dihentikan

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi mengatasi kemacetan yang diprediksi akan terjadi selama Ramadan dan Idul Fitri, hingga arus balik. Salah satu strategi yang akan diterapkan adalah memberlakukan regulasi ganjil-genap di sepanjang jalan tol utama yang digunakan oleh pemudik.

    "Jadi nanti kalau terjadi kemacetan dan kepadatan di jalan tol, aturan ini bisa saja langsung diterapkan oleh petugas yang berjaga di sana," ujar Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu, 27 April 2019 malam.

    Dedi mengungkapkan total jumlah pemudik tahun ini, akan lebih banyak yang menggunakan jalur darat dibandingkan dengan jalur udara maupun laut untuk pulang kampung dan kembali ke Jakarta. Dia menilai, aturan ganjil-genap di sepanjang jalan tol cukup efektif untuk mengurai kemacetan dan kepadatan lalu lintas.

    Namun, Dedi belum menjelaskan secara detail rencana tersebut. Termasuk ruas tol mana saja yang akan diberlakukan ganjil-genap.

    Baca juga: Mudik 2019, Ini Jadwal Angkutan Barang Dilarang Beroperasi

    Selain itu, Polri, kata Dedi, juga berencana menempatkan personil di beberapa titik yang dinilai rawan di sepanjang jalur mudik. Ia berharap, masyarakat yang melakukan mudik maupun kembali ke Jakarta bisa melakukan perjalanan dengan aman.

    "Nanti ada personil juga akan disebar ke titik-titik rawan," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.