KPK Jebloskan 10 Bekas Anggota DPRD Malang ke Bui

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Empat anggota DPRD Malang resmi memakai rompi tahanan setelah menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Senin, 3 September 2018. KPK resmi melakukan penahanan terhadap 22 orang tersangka anggota DPRD Malang periode 2014-2019 tahap ketiga dalam tindak pidana korupsi kasus suap. Mereka diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Empat anggota DPRD Malang resmi memakai rompi tahanan setelah menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Senin, 3 September 2018. KPK resmi melakukan penahanan terhadap 22 orang tersangka anggota DPRD Malang periode 2014-2019 tahap ketiga dalam tindak pidana korupsi kasus suap. Mereka diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mengeksekusi 10 mantan anggota DPRD Kota Malang terhukum perkara suap pembahasan APBD-P 2015. Sembilan orang dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Porong, Sidoarjo dan satu orang ke Lapas perempuan di Malang.

    "Eksekusi dilakukan di Lapas Porong terhadap para terpidana yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Kota Malang," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Sabtu, 27 April 2019.

    Baca: KPK Geledah Rumah dan Kantor Wali Kota Dumai

    Sembilan orang yang dijebloskan ke Lapas Porong di antaranya Afif Hermanto, Teguh Mulyono, Choirul Amri, Suparno, Harun Prasojo, Choirul Anwar, Mulyanto, Teguh Puji, dan Soni Budiarto. Sedangkan satu orang yang dijebloskan ke Lapas Malang adalah Erni Farida.

    Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya memvonis mereka bersalah menerima suap dari Wali Kota Malang Moch. Anton untuk memuluskan pembahasan APBD-P Kota Malang 2015. Para anggota DPRD dihukum rata-rata 4 tahun penjara.

    Baca: Alasan Periksa Khofifah, KPK: Supaya Khalayak Tak Bertanya-tanya

    Eksekusi KPK terhadap sembilan bekas anggota DPRD ke Lapas Porong dilakukan pada 24 April 2019. Sedangkan eksekusi terhadap Erni Farida ke Lapas Wanita Malang dilakukan pada 25 April 2019.

    "Mereka menjalankan masa hukuman sesuai putusan masing-masing yang telah berkekuatan hukum tetap," kata Febri.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.