Hanum Rais: Jadi Politikus Itu Harus Jembar Segarane

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hanum Rais. Instagram hanumrais

    Hanum Rais. Instagram hanumrais

    TEMPO.CO, Jakarta - Puteri politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais atau Hanum Rais mendapat banyak sorotan di media sosial. Terakhir, cuitan Hanum Rais soal partai Nasakom dibalas Ketua DPP PSI Tsamara Amany lewat cuitannya.

    Baca juga: 4 Anak Amien Rais Diperkirakan Lolos Legislatif, Termasuk Hanum

    "Partai NasaKom. Bukan Nasional Komunis lho. Tapi Partai Nasib Satu Koma," tulis akun @hanumrais, saat mengomentari berita Ketua Umum PSI, Grace Natalie yang mengaku akan golput jika PSI dibubarkan.

    Sindiran Hanum itu diduga merujuk pada perolehan suara PSI yang diperikrakan di bawah satu persen, pada Pemilihan Umum 2019. Hal ini membuat PSI dipastikan tidak lolos ke parlemen, karena tak memenuhi ambang batas (parliamentary threshold) sebesar 4 persen.

    Tsamara Amany membalas cuitan Hanum. "Mbak boleh hina kami apa pun. Tapi satu hal penting: kami akan selalu jaga kepercayaan 3 juta rakyat Indonesia dengan terus memegang idealisme kami. Tidak akan pernah kami melakukan pembodohan publik dg kebohongan. Lebih baik kalah dengan integritas dibanding berbohong. Itu sikap," tulis wanita dengan akun twitter @TsamaraDKI itu.

    Menanggapi ramainya cuitan itu, Hanum Rais meminta hal itu tak diambil hati. “Jadi politikus itu nggak boleh baperan (bawa perasaan),” ujar Hanum Kamis 25 April 2019.

    Hanum pun lantas membandingkan saat perolehan suara PAN dalam periode-periode sebelumnya juga tak menggembirakan, juga banyak pihak yang membuat jadi bahan candaan.

    “Saat itu ada yang mengatakan (PAN) jadi Partai Artis Nasional –lah, jadi kalau jadi politikus itu harus jembar segarane, jembar atine (sabar)” ujarnya.

    Baca juga: Amien Rais: Pemimpin Sejati Harus Bisa Marah

    Hanum menuturkan, meski selama ini kerap dilanda isu-isu miring, ia menegaskan selalu berusaha menjaga integritasnya. Bahwa apa yang sudah dilakukan maka akan ia dipertanggungjawabkan.

    Termasuk mempertanggungjawabkan apa yang ia tulis di akun media sosialnya jika itu menimbulkan perdebatan. Hanum Rais mengatakan ia tak akan menyebut akunnya sedang diretas.

    “Untuk kasus (cuitan) ke PSI itu saya tegaskan saya sedang dalam kapasitas bercanda,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.