Hitung Cepat Pileg 2019 KedaiKOPI, PDIP Unggul di 15 Provinsi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah simpatisan PDI Perjuangan membawa poster dukungan untuk Jokowi saat mengikuti kampanye akbar di Parkir Timur, Komplek Gelora Bung Karno  Senayan, Jakarta, Ahad, 31 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah simpatisan PDI Perjuangan membawa poster dukungan untuk Jokowi saat mengikuti kampanye akbar di Parkir Timur, Komplek Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Ahad, 31 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -  Hitung cepat versi Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) pada Pemilihan Legislatif 2019 menunjukkan PDIP unggul di 15 provinsi. "PDIP memang kembali meraih suara terbanyak pada Pileg kali ini, disusul Golkar dan Gerindra. Hal ini juga tercermin pada pencapaian tiap Provinsi," kata Direktur Eksekutif KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo di Kantor KedaiKOPI dalam siaran tertulisnya, Jumat, 26 April 2019.

    Baca: Inilah Kamar Hitung Perolehan Suara dalam Pemilu 2019 Milik PDIP

    Kunto mengatakan, di bawah PDIP, Partai Golkar dan Partai Gerindra masing-masing unggul di 5 provinsi, Partai Nasdem unggul di 3 provinsi, PKB unggul di 2 provinsi. Sementara Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Perindo masing-masing unggul di 1 provinsi.

    Menurut Kunto, koalisi partai politik pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, meraih suara terbanyak untuk Pileg 2019 di 26 provinsi. Sedangkan koalisi parpol pendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno unggul di 8 provinsi.

    Berikut hasil hitung cepat Pileg 2019 oleh KedaiKOPI:

    Berdasarkan hasil hitung cepat, PDIP meraih suara 18,97 persen; disusul Partai Golkar sebesar 12,50 persen; Partai Gerindra 12,48 persen; PKB 9,73 persen; Partai Nasdem 8,85 persen; PKS 8,37 persen; Partai Demokrat 7,37 persen; PAN 6,19 persen; PPP 4,61 persen.

    Kemudian Partai Perindo 3,13 persen; Partai Berkarya 2,47 persen; Partai Solidaritas Indonesia 2,06 persen; Partai Hanura 1,47 persen; PBB 0,81 persen; Partai Garuda 0,66 persen; dan PKPI 0,33 persen.

    Baca: PKS Yakin Raih 20 Persen di DPRD DKI, Bersaing Ketat dengan PDIP

    Adapun partai pemenang Pemilu 2019 per provinsi berdasarkan hasil hitung cepat Lembaga Survei KedaiKOPI sebagai berikut:

    1. Aceh: Demokrat (18,01 persen)
    2. Sumatera Utara: PDIP (29,41 persen)
    3. Sumatera Barat: Gerindra (22,15 persen)
    4. Riau: PKS (20,01 persen)
    5. Jambi: Golkar (20,31 persen)
    6. Sumatera Selatan: Gerindra (13,45 persen)
    7. Bengkulu: PDIP (21,02 persen)
    8. Lampung: PDIP (16,36 persen)
    9. Kep Bangka Belitung: PDIP (24,35 persen)
    10. Kep Riau: Golkar (21,92 persen)
    11. DKI Jakarta: PDIP (22,30 persen)
    12. Jawa Barat: Gerindra (17,56 persen)
    13. Jawa Tengah: PDIP (27,77 persen)
    14. DI Yogyakarta: PDIP (25,08 persen)
    15. Jawa Timur: PKB (19,76 persen) 
    16. Banten: PDIP (15,77 persen)
    17. Bali: PDIP (51,09 persen)
    18. NTB: Gerindra (15,08 persen)
    19. NTT: PDIP (22,15 persen)
    20. Kalimantan Barat : PDIP (24,18 persen)
    21. Kalimantan Tengah: PDIP (27,19 persen)
    22. Kalimantan Selatan: Golkar (28,15 persen)
    23. Kalimantan Timur: Golkar (25,49 persen)
    24. Kalimantan Utara: PAN (21,51 persen)
    25. Sulawesi Utara: PDIP (33,62 persen)
    26. Sulawesi Tengah: Nasdem (18,81 persen)
    27. Sulawesi Selatan: Nasdem (18,76 persen)
    28. Sulawesi Tenggara: Gerindra (20,29 persen)
    29. Gorontalo: Nasdem (33,14 persen)
    30. Sulawesi Barat: PDIP (30,17 persen)
    31. Maluku: PDIP (21,71 persen)
    32. Maluku Utara : PKB (36,96 persen)
    33. Papua Barat: Golkar (21,02 persen)
    34. Papua: Perindo (12,18 persen)

    Hitung cepat dilaksanakan KedaiKOPI pada 17 April 2019, dengan menabulasi sebanyak 354.264 suara dari 1.982 TPS di 34 provinsi di Indonesia. Sampel yang terpilih melalui metode pemilihan sampel acak bertingkat. Besaran kesalahan pencuplikan adalah lebih kurang 0.22 persen dengan rentang kepercayaan 99 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.