Aparat Pengawasan Intern Dituntut Tingkatkan Kapabilitasnya

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Inspektur Jenderal (Plt  Irjen) Kemnaker, Estiarty Haryani, saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Inspektorat Jenderal di Palembang

    Inspektur Jenderal (Plt Irjen) Kemnaker, Estiarty Haryani, saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Inspektorat Jenderal di Palembang

    INFO NASIONAL -- Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dituntut meningkatkan profesionalisme, kualitas, dan akuntabilitas. Hal itu perlu dilakukan demi terciptanya pengelolaan keuangan negara yang bersih, transparan, serta akuntabel.

    "Kami selalu berupaya meningkatkan kompetensi dan kapabilitas APIP agar kualitas pengawasan dan pembinaan yang dilaksanakan semakin baik dan memberi manfaat positif bagi pengelolaan APBN di Kementerian Ketenagakerjaan," kata Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal (Plt  Irjen) Kementerian Ketenagakerjaan Estiarty Haryani saat membuka rapat koordinasi pengawasan inspektorat jenderal di Palembang, Rabu, 24 April 2019.

    Selain itu, kata Estiarty, APIP sebagai pengawas intern juga harus memiliki independensi dan keberanian dalam mengungkapkan kebenaran. "Laporan yang dibuat APIP harus dapat memberikan perbaikan terhadap organisasi dan memenuhi karakteristik kualitatif dengan prinsip tepat waktu dan disusun mengikuti standar akuntansi pemerintah," ujarnya.

    Peningkatan kualitas APIP merupakan upaya Kementerian Ketenagakerjaan dalam meningkatkan laporan keuangan sehingga dapat mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    "Seperti kita ketahui bersama, Kemnaker mendapat WTP dari BPK dua tahun berturut-turut pada 2016 dan 2017. Kita semua berharap pada 2018 dapat kembali memperoleh opini WTP," katanya.

    Peningkatan kualitas APIP dilakukan melalui pemberian pelatihan soft skill, baik interpersonal skills, intra-personal skills, integritas, kompetensi, networking, maupun sertifikasi.

    Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan Koimudin berterima kasih telah dipercaya menjadi tuan rumah rapat koordinasi pengawasan inspektorat jenderal. "Ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat karena memberikan wawasan terkait dengan manajemen kinerja inspektorat jenderal dalam meningkatkan laporan keuangan dan mempertahankan WTP," ujarnya.

    Rapat ini diikuti 200 peserta yang terdiri atas pejabat tinggi pratama atau pejabat administrator SKPD, kepala UPTP, pejabat pembuat komitmen (PPK) di bidang ketenagakerjaan, serta auditor Itjen.

    Kegiatan bertema "Melalui Rapat Koordinasi Pengawasan, Kita Tingkatkan Profesionalisme, Kualitas, dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan APBN Kementerian Ketenagakerjaan" ini berlangsung selama tiga hari pada 24 April sampai dengan 26 April 2019. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.