PP Muhammadiyah dan PBNU akan Temui JK Malam Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri Indonesia Industrial Summit 2019, di Indonesia Convention Centre, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Senin, 15 April 2019. Foto: Biro Setwapres

    Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri Indonesia Industrial Summit 2019, di Indonesia Convention Centre, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Senin, 15 April 2019. Foto: Biro Setwapres

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla akan menerima sejumlah perwakilan dari dua lembaga keagamaan terbesar di Indonesia, yakni Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), hari ini, Senin, 22 April 2019. Pertemuan dengan JK ini rencananya digelar nanti malam.

    "Agendanya membahas masalah- masalah bangsa," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, saat dihubungi Tempo.

    Baca: Sodorkan Data, JK Bantah Tudingan Prabowo Deindustrialisasi

    Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengatakan pertemuan rencananya akan digelar dalam bentuk undangan makan malam, di kediaman dinas JK di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Ia mengatakan ini kali pertama PBNU akan berkomunikasi dengan Muhammadiyah, setelah Pemilihan Umum 2019 rampung.

    Said Aqil juga mengatakan pertemuan nanti tak hanya akan dihadiri dua ormas islam itu saja. "Semua dari berbagai pihak, kemudian dari masing-masing ulama, (akan) makan malam bersama Pak Jusuf Kalla."

    Baca: JK Minta Waktu Memilih di Bilik Suara Pemilu 2019 Diperpanjang

    Setelah pemilihan presiden dan anggota legislatif 2019, beberapa masalah memang muncul. Yang paling ramai dibicarakan, adalah hasil hitung cepat (quick count) pilpres yang diperdebatkan masyarakat.

    PBNU telah membuat sikap dan meminta masyarakat agar bersabar menunggu hasil perhitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selama itu, masyarakat diminta agar bersabar dan tidak melakukan hal yang melanggar hukum dan bersifat inkonsistusional.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.