Wagub Jabar: Penyelenggaraan Ibadah Haji Semakin Baik

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memberikan arahan pada  Bimbingan Pra-Manasik, Calon Jamaah Haji, Kabupaten Garut, di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu, 20 April 2019.

    Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memberikan arahan pada Bimbingan Pra-Manasik, Calon Jamaah Haji, Kabupaten Garut, di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu, 20 April 2019.

    INFO JABAR-- Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengakui penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun semakin membaik.
     
    "Pemerintah dibantu berbagai pihak terus berupaya menjadikan proses ibadah haji menjadi lebih sempurna," kata Uu dalam arahanya pada Bimbingan Pra-Manasik, Calon Jamaah Haji, Kabupaten Garut, di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu, 20 April 2019.
     
    "Saya harapkan, dengan diadakannya kegiatan ini, para peserta tidak saja mampu mengenal tahapan kegiatan-kegiatan berhaji namun juga mampu meningkatkan wawasan, pengetahuan tentang rukun Islam yang kelima ini," katanya.
     
    Terselenggaranya kegiatan ini, kata Uu, merupakan bukti  kerja sama yang baik antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
     
    "Saya bangga bahwa kegiatan pra manasik haji dan pembekalan terintegrasi petugas haji kloter dan ketua rombongan jemaah haji bisa terlaksana," ujar mantan Bupati Tasikmalaya itu.
     
    Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Jawa Barat berjumlah sekitar 39 ribu orang,  terbagi menjadi 96 kloter. Uu yakin dengan profesionalitas para pengurus jamaah haji, penanganan para calon haji dapat berjalan dengan baik. 
     
    "Kedepannya saya harapkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri dan para calon jemaah terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal," katanya.
     
    Wagub Uu berpesan, kepada para calon jemaah haji untuk menjaga kesiapan fisik dan mental. Begitu pula dengan persyaratan administrasi dan materi.
    "Saya berharap kepada seluruh jemaah Haji, harus mempersiapkan fisik yang hebat, kuat, mental yang membaja sejak dari saat ini. Juga harus tolong- menolong sesama jemaah haji asal Jawa Barat, dan lebih luas lagi dengan siapapun," ujarnya. (*)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.