BPN Sebut Tidak Ada Utusan Jokowi Menemui Prabowo

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Azhar Simanjuntak berbicara kepada awak media saat datang ke lokasi debat kedua capres, di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Februari 2019. TEMPO/Syafiul Hadi

    Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Azhar Simanjuntak berbicara kepada awak media saat datang ke lokasi debat kedua capres, di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Februari 2019. TEMPO/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan tak ada delegasi dari kubu calon presiden inkumben Jokowi yang menemui Prabowo maupun Sandiaga.

    Baca: Jokowi Kirim Utusan Bertemu Prabowo, Ini Harapan TKN

    “Gak ada (delegasi). Saya sudah tanya tadi. Tidak ada sama sekali utusan dari Pak Jokowi menemui Pak Prabowo,” ujar Dahnil di depan kediaman Sandiaga, di Pulombangkeng, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat 19 April 2019.

    Sebelumnya, Jokowi mengatakan telah mengirim utusan untuk menemui Prabowo. Jokowi mengatakan ingin berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu. "Tadi siang saya sudah mengutus seseorang untuk bertemu dengan beliau," katanya di Resto Plataran, Menteng, Jakarta, Kamis, 18 April 2019.

    Jokowi menuturkan ia ingin bertemu Prabowo demi mendinginkan tensi di antara kedua pendukungnya pascapemilihan presiden 2019. "Sehingga rakyat melihat bahwa pemilu kemarin sudah selesai dengan lancar, aman, damai, dan tidak ada sesuatu apapun," ujarnya.

    Prabowo sendiri sudah mengatakan belum menerima kunjungan utusan Jokowi. "Belum, belum, belum," kata Prabowo singkat seusai deklarasi kemenangan di teras rumahnya, Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 18 April 2019.

    Baca: Menjelang Syukuran Kemenangan, Sandiaga Salat Jumat di At-Taqwa

    Kendati begitu, Prabowo mengimbuhkan bahwa hubungannya dengan Jokowi akan tetap baik. "Belum ada. Tapi yang jelas hubungan saya baik dengan beliau dan semua ya, kami ingin baik," kata Prabowo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.