Usai Pemilu, Jokowi Langsung Pimpin Rapat Kabinet Terbatas

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, memimpin rapat terbatas membahas hasil kunjungan kerja ke Arab Saudi di Istana Merdeka, Jakarta, 18 April 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, memimpin rapat terbatas membahas hasil kunjungan kerja ke Arab Saudi di Istana Merdeka, Jakarta, 18 April 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi hari ini, Kamis, 18 April 2019, kembali beraktivitas seperti biasa setelah sekitar tiga pekan terakhir disibukkan dengan urusan kampanye terbuka demi memenangkan pemilihan presiden. Pagi ini ia bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla mengumpulkan sepuluh menteri untuk rapat kabinet terbatas di Istana Merdeka, Jakarta.

    Baca: Usai Pilpres, Erick Thohir: Jokowi Langsung Ratas Sebagai Presiden Besok

    Rapat terbatas itu untuk membahas hasil kunjungan kerja ke Arab Saudi, akhir pekan lalu. "Yang pertama, yang berkaitan tambahan 10 ribu kuota untuk calon jemaah haji kita," kata Jokowi dalam pengantar rapatnya.

    Selain itu, rapat akan membahas tentang keinginan Arab Saudi meningkatkan investasinya di Indonesia. Ia meminta para menteri sigap menindaklanjutinya.

    "(Arab Saudi) Ingin Indonesia kerja sama dengan Arab Saudi dan menjadikan negara kita sebagai hub bagi industri petrokimia di Asia Tenggara," tuturnya.

    Sebelumnya, saat Jokowi berkunjung ke Arab Saudi, Ahad, pekan lalu, ia bertemu dengan Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih di Royal Guest House, Riyadh. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut mengatakan, Khalid ingin perusahaan di negaranya bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Indonesia. "Salah satu isu lain yang dibahas adalah kemungkinan kerja sama antara Aramco dan Pertamina untuk kilang Cilacap," ujar Retno saat itu.

    Baca: Jokowi Unggul Quick Count: Sujud Prabowo, Cegukan Sandiaga

    Selain itu, Jokowi juga bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman. Dalam pertemuan itu, Muhammad memberikan tambahan kuota jemaah haji bagi Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.