Selasa Malam, Kubu Jokowi Sambangi Akbar Tanjung

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Akbar Tanjung. TEMPO/Amston Probel

    Akbar Tanjung. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Erick Thohir didampingi Direktur Penggalangan Pemilih Muda, Bahlil Lahadalia, dan Direktur Program dan Kampanye, Aria Bima, malam ini, Selasa 16 April 2019, menyambangi rumah tokoh Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Akbar Tanjung di bilangan Jakarta Selatan. Pada pertemuan ini, menurut Akbar, Erick cs, bertujuan untuk bersilaturahmi dan menyampaikan apresiasi kepada dirinya sebagai tokoh HMI.

    Baca juga: Moeldoko: Jokowi Tidak Maksa Masuk Kakbah

    "Ya silaturahmi saja, dan memberikan apresiasi pada saya sebagai senior, dan adik-adik saya yang berkiprah di HMI, dan pada waktu itu ada eksponen alumni HMI yang memberikan dukungan pada capres Jokowi - Ma'ruf," tutur Akbar kepada wartawan selepas pertemuan tersebut, Selasa malam.

    Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan dalam pertemuan itu Erick mengakui adanya dukungan dari alumni HMI kepada Jokowi - Ma'ruf cukup memiliki dampak. Menurut Akbar, karena adanya dukungan dari alumni HMI memang sedikit banyak mempengaruhi komunitas-komunitas HMI di tanah air.

    "Alumni atau eksponen alumni HMI banyak yang memberikan dukungan kepada pasangan Jokowi - Ma'ruf. Dan itu kemudian juga tentu punya dampak kepada komunitas HMI yang ada di berbagai wilayah tanah air," tutur Akbar.

    Sebelumnya diketahui Eksponen Alumni HMI, mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi - Ma’ruf. Deklarasi ini berlangsung di Rumah Aspirasi, Jakarta, Rabu 3 April 2019, dihadiri Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf (TKN), Hasto Kristiyanto, dan Wakil Ketua TKN, Arsul Sani.

    Baca juga: Jokowi Masuk Kakbah dan Cium Hajar Aswad saat Umrah

    Sedangkan Erick mengatakan pada pertemuan itu tidak ada sesuatu lain yang spesial. Ia menyebut tujuannya memang hanya untuk bertemu Akbar, sebagai tokoh dan negarawan. "Tidak ada yang surprise. Hanya bertemu dengan tokoh, Bang Akbar. Selain tokoh Golkar, beliau juga tokoh di HMI," ujar Erick sebelum meninggalkan kediaman Akbar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.