KPK Cecar Teman Perempuan Bowo Sidik Soal Aliran Duit

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siesa Darubinta bergegas meninggalkan gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan pada Senin, 15 April 2019. Siesa sempat diamankan ketika operasi tangkap tangan (OTT) terhadap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso terkait kasus dugaan suap pelaksanaan kerja sama bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dan penerimaan lain terkait jabatan. TEMPO/Imam Sukamto

    Siesa Darubinta bergegas meninggalkan gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan pada Senin, 15 April 2019. Siesa sempat diamankan ketika operasi tangkap tangan (OTT) terhadap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso terkait kasus dugaan suap pelaksanaan kerja sama bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dan penerimaan lain terkait jabatan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa seorang perempuan muda, Siesa Darubinta dalam kasus dugaan suap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan ada dua hal yang didalami dari Siesa.

    Baca: 'Nyanyian' Bowo Sidik. KPK: Perlu Diverifikasi dengan Bukti

    "Pertama terkait dengan pengetahuan dari saksi ini tentang keberadaan tersangka BSP di apartemen pada saat itu," kata Febri di kantornya, Jakarta, Senin, 15 April 2019.

    Siesa adalah salah satu orang yang ikut diciduk tim KPK dalam operasi tangkap tangan terhadap Bowo pada Maret 2019. Siesa ditangkap di Apartemen Belleza, Permata Hijau, Jakarta Selatan pada Rabu sore, 27 Maret 2019.

    Sebelum menangkap Siesa, penyidik lebih dulu menangkap Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti dan pegawai PT Inersia Indung di Gedung Granadi, Kuningan, Jakarta, pada Rabu sore, 27 Maret 2019. Saat itu, Indung baru saja menerima uang Rp 89,4 juta dari Asty. KPK menduga uang itu merupakan besel untuk Bowo atas jasanya membantu PT HTK mendapatkan kontrak kerja sama pengangkutan pupuk dengan PT Pupuk Indonesia.

    Setelah menangkap keduanya, tim KPK lainnya bergerak memburu Bowo ke Apartemen Bellezza. Di lantai dasar, tim KPK hanya menemukan sopir Bowo. Saat hendak menuju kamar Bowo, tim dihalang-halangi petugas keamanan. Butuh waktu 3 jam bagi tim KPK bernegosiasi agar diizinkan menuju kamar Bowo. Saat negosiasi itulah, Bowo diduga kabur dari apartemen.

    Di dalam kamar, tim hanya menemukan seorang perempuan, yaitu Siesa Darubinta dalam keadaan setengah sadar dan sulit diajak bicara. Tim akhirnya menggelandang Siesa dan sopir Bowo ke Gedung KPK. Enam jam setelah kehilangan Bowo di apartemen, tim KPK dapat menangkap politikus Partai Golkar itu di rumahnya, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis dini hari, 28 Maret 2019.

    Soal pemeriksaan Siesa hari ini, Febri mengatakan penyidik juga menanyai soal pengetahuannya terkait aliran duit yang diterima Bowo. "Jadi dua hal itu yang kami dalami terkait dengan pokok perkara ini," kata Febri.

    Baca: Pengacara: Bowo Sidik Dapat Uang dari Menteri dan Direktur BUMN

    Seusai diperiksa di Gedung KPK, Siesa memilih bungkam. Sambil menunduk, perempuan berkulit putih itu terus berjalan menuju mobil yang terparkir di samping lobi KPK.

    M ROSSENO AJI | LINDA TRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?