Kilas Balik Masa Kampanye: Beda Acara Jokowi - Prabowo di GBK

Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Ketua KPU Arief Budiman (kedua kiri) sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu 30 Maret 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang Pilpres 2019, Stadion Gelora Bung Karno menjadi saksi bisu atas penyelenggaraan kampanye akbar Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Baca: Demokrat Sebut Kampanye Akbar Prabowo Kental Politik Identitas

Pasangan calon nomor 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, terlebih dulu menggunakan GBK untuk kampanye akbar pada Ahad, 7 April 2019. Kampanye ini diawali dengan Salat Subuh berjamaah. Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis sebagai imam.

Selesai salat, acara dilanjutkan dengan munajat dan tausiah dari sejumlah ulama yang sebelumnya ikut dalam gerakan 212 –aksi massa yang mendesak mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dihukum atas tuduhan penistaan agama.

Orasi politik dimulai pukul 07.00 WIB. Sandiaga mendapat giliran pertama. Berikutnya secara bergiliran, sejumlah tokoh menyampaikan orasinya. Acara puncak, Prabowo berpidato selama 50 menit. Di akhir acara, pimpinan FPI Rizieq Shihab berbicara dari Mekkah, Arab Saudi, melalui video yang diputar di sejumlah layar di dalam stadion. Rizieq menyampaikan 10 alasan Prabowo – Sandi mendapat banyak dukungan.

"Saya kira ini menjadi kampanye akbar terbesar ya, sejauh ini termasuk di GBK belum ada kampanye semasif ini. Sampai meluber ke luar yang saya kira dihadiri sampai lebih dari satu juta orang," kata anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga, Fadli Zon.

Selang 6 hari kemudian, giliran pasangan nomor 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, yang menggelar kampanye akbar bertajuk Rapat Umum Rakyat Konser Putih Bersatu. Massa yang hadir tak kalah banyak. Area stadion diisi ribuan masyarakat berbaju putih yang datang sejak pagi.

Sebelum rapat umum berlangsung, kampanye akbar Jokowi - Ma'ruf dimeriahkan dengan karnaval yang diikuti ratusan ribu massa, yang terdiri dari perwakilan partai pengusung capres 01, relawan, hingga simpatisan yang mengambil lokasi di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Dari Monas, mereka kemudian berjalan menyusuri jalan protokol Thamrin-Sudirman yang berakhir di GBK Senayan, Jakarta. "Karnaval mulai bergerak pukul 12.00 WIB. Selain berjalan kaki, ada juga parade kendaraan mewakili 34 daerah Indonesia," kata Ketua TKN Erick Thohir.

Menurut Erick, sesuai keinginan Jokowi, pesta demokrasi ini harus gembira ria. Pesta politik tidak harus menakutkan, sehingga karnaval menjadi representasi pesta demokrasi. Selain karnaval, ada banyak kegiatan pertunjukan kesenian Indonesia, di antaranya 1.000 penari tradisional, pentas Reog Ponorogo yang melibatkan 7.000 personil kesenian khas Jawa Timur.

Adapun di GBK, acara rapat umum dibuka dengan salawat. Selanjutnya, para caleg dari partai koalisi menggelar pembacaan, rangkaian puisi, pantun, dan lagu Merah Putih. Acara dilanjutkan dengan penampilan musik hip-hop, pantun, dan yel-yel dari caleg partai.

Sejumlah musisi ternama pun ikut memeriahkan acara tersebut dengan membawakan lagu dangdut hingga rock. Acara puncak dimulai pada 16.00-16.45, yang akan dibuka dengan penampilan band legendaris Slank sebagai salah satu bagian dari penyelenggaraan acara.

Baca juga: KPAI Temukan Pelibatan Anak di Kampanye Akbar Jokowi

Selanjutnya lagu Indonesia Raya dinyanyikan bersama seluruh massa yang datang dengan Addie MS selaku konduktor. Setelah itu, Jokowi berorasi. Seusai Jokowi berbicara, giliran Ma'ruf Amin menyampaikan harapan dan doa di acara Konser Putih Bersatu. Acara pun ditutup dengan salawat dari para ulama.

Foto : Jokowi Masuk Kabah saat Melaksanakan Umrah






PGI Meminta Presiden Jokowi Beri Atensi pada Intolerasi Beragama yang Masih Terjadi

6 jam lalu

PGI Meminta Presiden Jokowi Beri Atensi pada Intolerasi Beragama yang Masih Terjadi

PGI meminta Presiden Joko Widodo memberikan atensi serius pada insiden diskriminasi dan pelarangan ibadah di berbagai daerah.


Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

8 jam lalu

Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

Jokowi mengungkapkan ekspor tambang ilegal mengurangi pendapatan negara. Sementara Gibran pernah mengungkapkan bekingan tambang ilegal mengerikan.


Terkini: F1 Powerboat Bisa Ditonton Bareng Kerbau dan Sapi, Presiden Jokowi Panggil Teten

8 jam lalu

Terkini: F1 Powerboat Bisa Ditonton Bareng Kerbau dan Sapi, Presiden Jokowi Panggil Teten

Staf Khusus Menteri BUMN menyebut event F1 Powerboat di Danau Toba, Sumatera Utara, akan menjadi tontonan rakyat., bisa nonton bareng kerbau dan sapi.


Jokowi Minta Seluruh Puskesmas Punya USG dan Antropometri Kit Tahun Ini

11 jam lalu

Jokowi Minta Seluruh Puskesmas Punya USG dan Antropometri Kit Tahun Ini

Jokowi memerintahkan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menyediakan Ultrasonografi (USG) hingga Antropometri Kit di setiap Puskesmas dan Posyandu


Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

12 jam lalu

Survei TSRC Sebut Prabowo Paling Banyak Belanja Iklan di Facebook

The Strategic Research and Consulting (TSRC) mengungkapkan Prabowo Subianto merupakan kandidat capres yang merogoh kocek paling banyak untuk belanja iklan


Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

13 jam lalu

Ganjar Pranowo Mania Bubar, Ganjarist: Mati Satu Tumbuh Seribu

Ganjarist menilai pembubaran GP Mania dan penarikan dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai hal biasa.


Jokowi Panggil Teten Buntut Kasus Indosurya cs, OJK dan LPS Khusus Koperasi Akan Dibentuk

13 jam lalu

Jokowi Panggil Teten Buntut Kasus Indosurya cs, OJK dan LPS Khusus Koperasi Akan Dibentuk

Presiden Jokowi siang ini memanggil Menteri Koperasi Teten Masduki untuk membicarakan tindak lanjut atas berbagai kasus koperasi bermasalah.


Jokowi Perintahkan Muhadjir Segera Siapkan Bantuan Gempa Turki dan Suriah

13 jam lalu

Jokowi Perintahkan Muhadjir Segera Siapkan Bantuan Gempa Turki dan Suriah

Jokowi menyebut bantuan disiapkan oleh Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, hingg Kementerian Sosial.


Jokowi Dinilai Langgar Hukum Bila Abaikan Upaya Administrasi di Kasus Putusan MK

15 jam lalu

Jokowi Dinilai Langgar Hukum Bila Abaikan Upaya Administrasi di Kasus Putusan MK

Zico menyebut pihaknya masih menunggu itikad baik Jokowi untuk segera merespons permohonannya.


Jokowi Bilang Ancaman Copot Pangdam Kapolda soal Kebakaran Hutan Masih Berlaku

15 jam lalu

Jokowi Bilang Ancaman Copot Pangdam Kapolda soal Kebakaran Hutan Masih Berlaku

Peringatan ini disampaikan karena Jokowi menyebut suhu panas akan mulai naik di akhir Februari atau Maret ini.