Priyo Budi: Prabowo Bisa Naikkan Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres  nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa para wartawan setibanya di lokasi debat capres putaran keempat di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019. Debat itu mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan dan industri. ANTARA

    Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa para wartawan setibanya di lokasi debat capres putaran keempat di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019. Debat itu mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan dan industri. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso, berkeyakinan punya tim ahli dalam bidang ekonomi, jika berhasil memenangkan Pemilihan Presiden 2019.

    Baca: Abdul Somad Dukung Prabowo, TKN Yakin Pemilih Tak Berpindah

    Priyo optimistis target pertumbuhan ekonomi 6,5 persen sebagai langkah membangun Indonesia. "Dilihat ada Rizal Ramli, Didik Rachbini, dan lain-lain. Kami sudah merumuskan ini agar bisa terealisasi," kata Priyo di Hotel Sultan, Sabtu, 13 April 2019.

    Menurut dia, BPN Prabowo - Sandiaga tidak puas pertumbuhan ekonomi yang hanya 5,1 persen selama masa pemerintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi. "Harus lebih lagi," kata dia.
     
    Priyo mengatakan bahwa banyak sektor yang bisa menggenjot target pertumbuhan ekonomi 6,5 persen. Salah satu itu sektor agribisnis. 
     
    Sebelumnya, Calon presiden 02 Prabowo Subianto mengumumkan puluhan nama yang menurut dia merupakan putra-putri terbaik bangsa. Prabowo memperkenalkan nama-nama itu sebagai orang-orang yang membantunya selama ini. Prabowo mengakui dirinya adalah manusia biasa dan tak bekerja sendiri.
     
    Prabowo ini tidak kerja sendiri, Prabowo ini otaknya terbatas, Prabowo ini manusia biasa. Tapi punya seni kepemimpinan," kata Prabowo dalam pidato kebangsaan di Hotel Dyandra, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 12 April 2019.
     
     
    Prabowo lantas menyebutkan nama-nama tersebut. Beberapa nama yang menonjol di antaranya mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, dan mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.