Surat Suara Tercoblos di Malaysia, BPN: Jangan Lagi Bikin Isu

Reporter

Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade saat ditemui setelah Diskusi Polemik Tagar di Tjikini Lima, Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu, 12 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak mau dikaitkan dengan kasus surat suara tercoblos di Malaysia. Juru bicara BPN Prabowo, Andre Rosiade menegaskan bahwa kasus tersebut sudah jelas ada pencoblosan.

Baca: KPU: Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia Rampung Dua Hari

"Sudah jelas ketahuan ada pencoblosan, sudah tertangkap. Jangan lagi bikin isu untuk menyerang bahwa Ketua Panwaslunya 02 dan ada settingan," kata Andre saat dihubungi, Jumat, 12 April 2019.

Kemarin di media sosial beredar video penggerebekan sebuah lokasi di Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia, yang menyimpan surat suara yang telah tercoblos. Dalam video berdurasi 5:04 menit itu tampak beberapa orang memegang kertas suara, juga menunjukkan itu benar kertas suara yang bergambar pasangan calon presiden-wakil presiden. Dalam video tersebut juga tampak surat suara untuk pemilihan legislatif 2019.

Baca: Bawaslu Kumpulkan Bukti Soal Surat Suara Tercoblos di Malaysia


Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Kajang bersama Relawan Prabowo - Sandi (PADI) Malaysia berjaga di lokasi penemuan surat suara Pemilu 2019 yang diduga sudah dicoblos di sebuah rumah toko Jalan Seksyen 2/11 Kajang Selangor, Kamis,11 April 2019. Di lokasi yang sudah diberi "police line" tersebut ditemukan surat suara Capres - Cawapres dan anggota DPR RI yang sudah dicoblos. ANTARA

Setelah viral video tersebut, beredar pula kabar bahwa Ketua Pengawas Pemilu Kuala Lumpur Yaza Azzahara adalah pendukung pasangan calon 02. Selain itu, beredar pula tiga foto yang bertuliskan bahwa peristiwa tersebut hasil rekayasa 02.

"Surat suara itu resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), kenapa bisa keluar? Itu yang harus dicek," ucap Andre. Kubu Prabowo, kata dia, juga sudah menurunkan tim satuan tugas (satgas) untuk mengawal temuan di Malaysia.

Andre menambahkan, kubu Prabowo juga menerjunkan tim investigasi kasus surat sara tercoblos di Malaysia.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, berdasarkan cerita dari kerabat keluarganya yang bermukim di Amerika Serikat, sejumlah WNI yang telah pindah kewarganegaraan masih bisa mencoblos. Karena itu, Andre menegaskan pihaknya sedang meminta data lanjutan atas temuan tersebut. "Kalau sudah ada datanya, kami akan lapor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)," ucap dia.

KPU saat ini juga telah memberangkatkan dua komisionernya, Hasyim Asyari dan Ilham Saputra untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi terkait dengan penemuan surat suara tercoblos di Malaysia.

Baca: Surat Suara Tercoblos, KPU Lakukan Investigasi ke Malaysia

"Besok insya Allah bisa langsung diinformasikan. Malam ini sampai Malaysia, pagi bisa mendapatkan informasi-informasi dari beliau berdua," ujar komisioner Komisi Pemilihan, Wahyu Setiawan, di kantor KPU, Kamis, 11 April 2019.

ANDITA RAHMA | IRSYAN HASYIM






Rachmawati Soekarnoputri Wafat, Sandiaga Uno: Kami Tak Lupa Semangat Juangmu

3 Juli 2021

Rachmawati Soekarnoputri Wafat, Sandiaga Uno: Kami Tak Lupa Semangat Juangmu

Sandiaga Uno turut berduka cita atas wafatnya Rachmawati Soekarnoputri meninggal dunia pada hari ini, Sabtu, 3 Juli 2021, pukul 06.45 WIB.


CekFakta #10 Ujaran Kebencian di Kolom Komentar YouTube

15 November 2019

CekFakta #10 Ujaran Kebencian di Kolom Komentar YouTube

Tentang Surat Suara Tercoblos di Selangor-Mewaspadai "Masa Tenang Sebelum Badai"-Memoderasi Kolom Komentar dari Ujaran Kebencian, Bisakah?


Beredar Video 3 Tahanan Perempuan Bersama Eks BPN Prabowo

27 Juli 2019

Beredar Video 3 Tahanan Perempuan Bersama Eks BPN Prabowo

Eks BPN Prabowo mengunjungi tiga tahanan perempuan kasus ujaran kebencian pada masa kampanye pilpres menjelang sidang putusan pada 30 Juli mendatang.


Eggi Sudjana Tagih SP3 Kasus Makarnya, Penjelasan Pengacara?

12 Juli 2019

Eggi Sudjana Tagih SP3 Kasus Makarnya, Penjelasan Pengacara?

Permohonan SP3 tersebut diajukan lantaran polisi tidak memiliki bukti cukup terkait kasus makar Eggi Sudjana karena sebatas seruan people power.


Koalisi Bubar, Apa yang Akan Dilakukan Partai Pengusung Prabowo?

28 Juni 2019

Koalisi Bubar, Apa yang Akan Dilakukan Partai Pengusung Prabowo?

Partai pengusung Prabowo akan membentuk kaukus komunikasi.


Setelah MK Tolak Gugatan, Prabowo Resmi Bubarkan Koalisi

28 Juni 2019

Setelah MK Tolak Gugatan, Prabowo Resmi Bubarkan Koalisi

Prabowo resmi membubarkan koalisi partai pengusung dalam Pilpres 2019


Prabowo Persilakan Partai Pendukung Tentukan Langkah Politik

28 Juni 2019

Prabowo Persilakan Partai Pendukung Tentukan Langkah Politik

Prabowo mempersilakan pimpinan partai koalisi mengambil sikap masing-masing.


Jawab Abdullah Hehamahua, BPN: Prabowo Bukan Seorang Pengkhianat

28 Juni 2019

Jawab Abdullah Hehamahua, BPN: Prabowo Bukan Seorang Pengkhianat

Andre Rosiade mengatakan Prabowo bukan seorang pengkhianat. Ia mengungkapkan hal ini menjawab Abdullah Hehamahua.


Nobar Putusan MK, Partai Koalisi Prabowo Masih Optimistis Menang

27 Juni 2019

Nobar Putusan MK, Partai Koalisi Prabowo Masih Optimistis Menang

Andre mengklaim kehadiran seluruh pimpinan partai koalisi masih berkumpul bersama Prabowo dan Sandiaga menunjukkan posisi koalisi Prabowo masih kuat.


Saat Massa Aksi di MK Berebut Berfoto dengan Titiek Soeharto

27 Juni 2019

Saat Massa Aksi di MK Berebut Berfoto dengan Titiek Soeharto

Sesekali terlihat Titiek Soeharto memegang ponsel milik massa untuk berswafoto.