Realisasikan Agrobisnis, Pemkab Nunukan Gelar Lokakarya

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penandatanganan MoU Pembangunan Industri Pengelolahan Rumput Laut di Nunukan antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan PT. Greencity Mbangun Indonesia.

    Penandatanganan MoU Pembangunan Industri Pengelolahan Rumput Laut di Nunukan antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan PT. Greencity Mbangun Indonesia.

    INFO NASIONAL – Dalam rangka merealisasikan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Nunukan  yang salah satunya adalah agrobisnis, melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretarian Kabupaten (Setkab) Nunukan, dilaksanakan lokakarya dengan tema “Program Aksi Pengembangan Wilayah Berbasis Sektor dan Komoditas” di  aula pertemuan lantai 5 Kantor Bupati Nunukan pada Selasa, 9 April 2019. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak 8 April itu menghadirkan narasumber kompeten.

    Ketua Panitia yang juga Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Nunukan Robby Nahak Serang mengatakan, lokakarya ini akan dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Pembangunan Industri Rumput Laut atau Pabrik Rumput Laut.

    Rangkaian lokakarya membahas tiga aspek ekonomi yaitu peningkatan Dewan Adat Dayak (DAD) Nunukan, pembahasan dan kajian tentang ekspor dan impor, serta pembahasan cara merancang 223 desa menjadi desa unggulan.

    Penandatanganan MoU Pembangunan Industri Pengelolahan Rumput Laut di Nunukan antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan PT. Greencity Mbangun Indonesia.

    Direktur Usaha dan Investasi Dirjen PDSPRP Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, dalam sambutannya yang dibacakan Ahmad Soleh selaku Plt Kasubdip Pemetaan dan Peluang Investor menyampaikan tugas pokok dan fungsinya mengawal semua investasi investor, baik itu PMA maupun PMDN yang masuk ke dalam wilayah NKRI.

    "Kami akan mengawal Ibu Bupati dan bapak ibu sekalian, mulai dari minat sampai realisasi investasi. Jadi kami akan mengawal sekecil apa pun investasinya,” ucap Ahmad Soleh.

    Selain itu, Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid juga menyampaikan arahannya dalam acara pembukaan lokakarya tersebut. Laura mengingatkan terkait kerja sama antara dinas terkait dengan investor.

    "Jangan mempersulit investor. Investor datang bawa duit untuk masyarakat kita, bukan untuk kita. Ini yang harus kita pahami bersama. Karena ada beberapa investor dipersulit misalnya, akhirnya investornya buyar. Pabrik ini saya mau jadi, karena kita penghasil rumput laut terbesar namun tidak memiliki industrinya atau pabrik,” katanya.

    Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU pembangunan industri pengelolahan rumput laut di Nunukan antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan PT Greencity Mbangun Indonesia. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.