Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku Video Hoaks Server KPU

Reporter

Konferensi pers kasus mafia bola yang dipimpin oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo dan Kepala Satuan Tugas Antimafia Bola Brigadir Jenderal Hendro Pandowo di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 25 Maret 2019. TEMPO/Andita Rahma

TEMPO.CO, Jakarta-Kepolisian RI mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku yang menjadi pembicara dalam video hoaks server KPU atau Komisi Pemilihan Umum yang sudah diatur untuk memenangkan Joko Widodo alias Jokowi - Maruf Amin.

Namun, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo masih enggan menyebut inisial nama terduga tersebut. "Peran dia sebagai buzzer maupun konten kreator," ujar dia di kantornya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 9 April 2019.

Baca: Polisi Tangkap Dua Penyebar Hoaks Server KPU

Video hoaks server KPU menampilkan seorang pria sedang memaparkan materi di depan sejumlah orang dalam rapat tertutup. Pria itu salah satunya menyampaikan bahwa server KPU sudah diatur untuk memenangkan Jokowi dengan perolehan suara 57 persen.

Dedi menuturkan kepolisian telah mengidentifikasi pria dalam video tersebut. Polisi juga sudah mengetahui di mana lokasi pengambilan video itu yang kabarnya di Serang, Banten. "Lokus itu di Serang," kata Dedi.

Selain si pembicara, kepolisian juga tengah memburu orang yang pertama kali menyebarluaskan video itu di media sosial Instagram. Dedi mengatakan kepolisian telah memasukkan orang itu ke dalam daftar pencarian orang atau DPO.

Simak: Seorang Lulusan Kedokteran Jadi Tersangka Hoaks Server KPU

Sejauh ini, polisi telah menangkap dua orang tersangka pelaku penyebaran video tersebut di media sosial. Mereka adalah pria berinisial EW ditangkap di Ciracas, Jakarta Timur dan kedua perempuan berinisial RD, ditangkap di Lampung.

Polisi menyangka kedua orang itu berperan menyebarkan video  hoaks server KPU melalui media sosial. Keduanya dijerat dengan Pasal 45 ayat 3, 45A Ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

ANDITA RAHMA | M. ROSSENO AJI






Korban Tewas Bom Bunuh Diri di Pakistan Jadi 61, Mayat Polisi Bergelimpangan

7 menit lalu

Korban Tewas Bom Bunuh Diri di Pakistan Jadi 61, Mayat Polisi Bergelimpangan

Ledakan bom bunuh diri terjadi di masjid di Markas Kepolisian Pakistan. Sebagian besar korban tewas adalah anggota polisi.


Pengamat Kritik Prematurnya Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

31 menit lalu

Pengamat Kritik Prematurnya Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

Pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan, mengkritik penetapan tersangka terhadap mahasiswa UI yang tewas ditabrak mobil pensiunan polisi.


Tiga Petugas Pemadam Kebakaran Memphis Dipecat dalam Kasus Tyre Nichols

1 jam lalu

Tiga Petugas Pemadam Kebakaran Memphis Dipecat dalam Kasus Tyre Nichols

Dua polisi Memphis lain dibebastugaskan karena diduga memiliki peran dalam peristiwa pemukulan itu meski tidak didakwa.


Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

1 jam lalu

Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

Polri telah mengirimkan 15 orang personel untuk menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama empat tahun ke depan


Pelemparan Bus Persis Solo oleh Pendukung Persita, Polda Metro Jaya: Ini Kejadian di Luar

13 jam lalu

Pelemparan Bus Persis Solo oleh Pendukung Persita, Polda Metro Jaya: Ini Kejadian di Luar

Menanggapi insiden pelemparan bus resmi klub sepak bola Persis Solo, Polda Metro Jaya menyatakan sebelumnya Polri sudah membuat antisipasi.


Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Tewaskan 32, Polisi Menjadi Target

14 jam lalu

Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Tewaskan 32, Polisi Menjadi Target

Masjid yang menjadi sasaran bom bunuh diri ini berada di kompleks kepolisian yang dijaga ketat.


3 Wasiat Titipan Kapolda Fadil Imran soal Tabrakan yang Menewaskan Mahasiswa UI

18 jam lalu

3 Wasiat Titipan Kapolda Fadil Imran soal Tabrakan yang Menewaskan Mahasiswa UI

Merespons kasus tabrakan menewaskan mahasiswa UI, Hasya Atallah Syahputra, Fadil Imran menitipkan tiga pesan kepada masyarakat.


Kasus Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan AKBP Jadi Tersangka: dari Ajakan Damai hingga Pembentukan TPF

20 jam lalu

Kasus Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan AKBP Jadi Tersangka: dari Ajakan Damai hingga Pembentukan TPF

Kapolri memerintahkan pembentukan tim pencari fakta untuk mengusut kasus mahasiswa UI ditabrak pensiunan AKBP. Ajakan damai hingga jadi tersangka.


Hari Ini Sidang Replik, Ini Riwayat Satya Haprabu yang Disebut Richard Eliezer dalam Pleidoi

1 hari lalu

Hari Ini Sidang Replik, Ini Riwayat Satya Haprabu yang Disebut Richard Eliezer dalam Pleidoi

Pada sidang nota pembacaan atau pleidoi, Richard Eliezer sempat mengatakan Satya Haprabu. Pernah pula diucapkan Soekarno.


Polda Metro Selidiki Dugaan Korupsi Pembayaran Pajak Tanah di Senopati Milik PT Jakpro

1 hari lalu

Polda Metro Selidiki Dugaan Korupsi Pembayaran Pajak Tanah di Senopati Milik PT Jakpro

Polda Metro Jaya tengah menyelidiki dugaan korupsi pembayaran pajak tanah oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro).