KPK dan KPU akan Umumkan Anggota DPR yang Belum Lapor LHKPN

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK, Febri Diansyah, memberikan keterangan kepada awak media di gedung KPK, Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018. Penyidik KPK telah mengembangkan penanganan perkara dugaan korupsi dalam pembangunan Dermaga Sabang tahun 2006-2011, dan menetapkan dua tersangka baru, yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan orang kepercayaan Irwandi Yusuf, Izil Azhar, atas penerimaan gratifikasi sebesar Rp 32 miliar. TEMPO/Imam Sukamto

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah, memberikan keterangan kepada awak media di gedung KPK, Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018. Penyidik KPK telah mengembangkan penanganan perkara dugaan korupsi dalam pembangunan Dermaga Sabang tahun 2006-2011, dan menetapkan dua tersangka baru, yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan orang kepercayaan Irwandi Yusuf, Izil Azhar, atas penerimaan gratifikasi sebesar Rp 32 miliar. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi bersama Komisi Pemilihan Umum akan mengumumkan nama Anggota DPR, DPRD dan DPD yang belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

    "KPK bersama KPU akan mengumumkan secara resmi nama-nama DPR DPD dan DPRD yang telah melaporkan secara tepat waktu, melaporkan terlambat dan belum melaporkan sama sekali LHKPN untuk pelaporan periodik 2018," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Senin, 8 April 2019.

    Febri mengatakan pengumuman akan dilakukan setelah pertemuan antara KPK dan KPU yang dihelat hari ini di Gedung KPK. Pertemuan tersebut digelar untuk kerjasama mewujudkan mewujudkan Pemilu yang Berintegritas. Salah satunya dukungan KPK melalui pelaksanaan tugas Pencegahan Korupsi, yaitu pelaporan LHKPN di sektor legislatif.

    Total nama yang akan diumumkan adalah sekitar 18.353 orang Penyelenggara Negara. KPK berharap informasi ini dapat membantu masyarakat menentukan pilihan dalam Pemilu 17 April nanti. "Diharapkan Informasi ini dapat membantu masyarakat untuk memilih pada 17 April 2019 nanti," kata dia.

    Saat ini, empat komisioner KPU telah datang ke KPK. Mereka adalah Ketua KPU Arif Budiman, Komisiner KPU, Pramono Unaid Tanthowi, Ilham Saputera dan Evi Novida Ginting. Keempatnya diterima oleh Pimpinan KPK, Deputi Bidang Pencegahan dan Direktur PP LHKPN.

    Febri mengatakan kegiatan hari ini merupakan rangkaian dari program politik berintegritas KPK dan perwujudan slogan 'Pilih yang Jujur'. "Kegiatan ini kami harap dapat menjadi ikhtiar bersama menjaga proses Pemilu 2019," kata Febri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.