Isi Lengkap Surat SBY Tak Setuju Konsep Kampanye Akbar Prabowo

Presiden RI keenam sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) dan Calon Presiden Prabowo Subianto (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di kediaman SBY di Mega Kuningan, Jakarta, Jumat, 21 Desember 2018. Pertemuan Prabowo dengan SBY tersebut untuk membahas situasi politik nasional. TEMPO/M Taufan Rengganis

Saya pribadi, yang mantan Capres dan mantan Presiden, terus terang tidak suka jika rakyat Indonesia harus dibelah sebagai "pro Pancasila" dan "pro Kilafah". Kalau dalam kampanye ini dibangun polarisasi seperti itu, saya justeru khawatir jika bangsa kita nantinya benar-benar terbelah dalam dua kubu yang akan berhadapan dan bermusuhan selamanya.

Baca juga: Prabowo Targetkan Menang 90 Persen di Jawa Barat

Kita harus belajar dari pengalaman sejarah di seluruh dunia, betapa banyak bangsa dan negara yang mengalami nasib tragis (retak, pecah dan bubar) selamanya. The tragedy of devided nation. Saya pikir masih banyak narasi kampanye yang cerdas dan mendidik. Seperti yang kita lakukan dulu pada pilpres tahun 2004, 2009 dan 2014. Bangsa kita sangat majemuk. Kemajemukan itu disatu sisi berkah, tetapi disisi lain musibah. Jangan bermain api, terbakar nanti.

Para kader pasti sangat ingat, Partai Demokrat adalah partai Nasionalis-Religius. Bagi kita Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika adalah harga mati. Tidak boleh NKRI menjadi Negara Agama ataupun Negara Komunis. Indonesia adalah "Negara Pancasila" dan juga "Negara BerkeTuhanan". Inilah yang harus diperjuangkan oleh Partai Demokrat, selamanya.

Saya berpendapat bahwa juga tidak tepat kalau Pak Prabowo diidentikkan dengan kilafah. Sama tidak tepatnya jika kalangan Islam tertentu juga dicap sebagai kilafah ataupun radikal. Demikian sebaliknya, mencap Pak Jokowi sebagai komunis juga narasi yang gegabah. Politik begini bisa menyesatkan. Sejak awal harusnya narasi seperti ini tidak dipilih. Tetapi sudah terlambat. Kalau mau, masih ada waktu untuk menghentikannya.

Dari pada rakyat dibakar sikap dan emosinya untuk saling membenci dan memusuhi saudara-saudaranya yang berbeda dalam pilihan politik, apalagi secara ekstrim, lebih baik diberi tahu , apa yang akan dilakukan Pak Jokowi atau Pak Prabowo jika mendapat amanah untuk memimpin Indonesia 5 tahun mendatang (2019-2024).

Apa solusinya, apa kebijakannya? Tinggalkan dan bebaskan negeri ini dari benturan indentitas dan ideologi yang kelewat keras dan juga membahayakan. Gantilah dengan platform, visi, misi dan solusi. Tentu dengan bahasa yang mudah dimengerti rakyat. Sepanjang masa kampanye, bukan hanya pada saat debat saja.

Baca: Sindir Elite Politik, Prabowo: Kemiskinan Menurun, Kakek ke Cucu

Demikian Pak Amir, Pak Syarief dan Pak Hinca pesan dan harapan saya. Ketika saya menulis pesan ini, saya tahu AHY berada dalam penerbangan dari Singapura ke Jakarta, setelah menjenguk Ibu Ani yang masih dirawat di NUH. Partai Demokrat harus tetap menjadi bagian dari solusi, dan bukan masalah. Selamat berjuang, Tuhan beserta kita.






Jokowi Minta Relawan Pilih Capres Berambut Putih, Pengamat: Sinyal Kuat untuk Ganjar Pranowo

2 jam lalu

Jokowi Minta Relawan Pilih Capres Berambut Putih, Pengamat: Sinyal Kuat untuk Ganjar Pranowo

Pengamat sebut pernyataan Jokowi soal calon presiden yang didukung mengarah ke Ganjar Pranowo. Cuma Ganjar yang berambut putih dari tiga nama lain.


Soal Yudo Margono Jadi Calon Panglima TNI, Prabowo: Jelas Beliau Mampu

1 hari lalu

Soal Yudo Margono Jadi Calon Panglima TNI, Prabowo: Jelas Beliau Mampu

Laksamana Yudo Margono disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti Jenderal Andika Perkasa jadi Panglima TNI. Surpres dikirim ke DPR Senin depan.


Prabowo: Indonesia Selalu Memandang Australia Teman Dekat

2 hari lalu

Prabowo: Indonesia Selalu Memandang Australia Teman Dekat

Di depan Marles, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia selalu memandang Australia sebagai teman dekat dan mitra utama bidang pertahanan.


Prabowo Terima Penetapan RI Tuan Rumah Forum Menhan se-ASEAN 2023

2 hari lalu

Prabowo Terima Penetapan RI Tuan Rumah Forum Menhan se-ASEAN 2023

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima penetapan Indonesia sebagai tuan rumah Forum Menhan se-ASEAN untuk 2023.


Politikus PKB Bilang Koalisi dengan Gerindra Berlanjut Jika Piagam Kerja Sama Dipatuhi

3 hari lalu

Politikus PKB Bilang Koalisi dengan Gerindra Berlanjut Jika Piagam Kerja Sama Dipatuhi

Situasi akan berbeda jika salah satu pihak atau dua belah pihak sudah tidak mematuhi poin kerja sama dalam Piagam Kerja Sama Politik PKB - Gerindra.


Gerindra Sebut Pengumuman Capres-Cawapres Koalisi KIR Diperkirakan Akhir atau Awal Tahun

5 hari lalu

Gerindra Sebut Pengumuman Capres-Cawapres Koalisi KIR Diperkirakan Akhir atau Awal Tahun

Menurut Sekjen Gerindra Muzani, penentuan calon presiden dan calon wakil presiden koalisi KIR berada di tangan Prabowo dan Cak Imin.


Politikus Gerindra Pede dengan Elektabilitas Prabowo

7 hari lalu

Politikus Gerindra Pede dengan Elektabilitas Prabowo

Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan nama Prabowo secara konsisten masuk tiga besar lembaga survei nasional.


Megawati Duduk Semeja dengan SBY, Puan Sebut Tanya Kabar dan Bahas KTT G20

9 hari lalu

Megawati Duduk Semeja dengan SBY, Puan Sebut Tanya Kabar dan Bahas KTT G20

Puan Maharani, menyebut pembicaraan antara Megawati dan SBY di meja bundar saat gala dinner KTT G20 bersifat kekeluargaan.


Semeja dengan SBY, Megawati Sedang Membumikan Pancasila

9 hari lalu

Semeja dengan SBY, Megawati Sedang Membumikan Pancasila

Politikus PDI Perjuangan Junimart Girsang menjelaskan warna batik yang dikenakan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri saat bertemu satu meja dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam rangkaian acara KTT G20 di Bali.


Megawati Duduk Semeja dengan SBY, PDIP: Ibu Tunjukkan Nilai Solidaritas dan Perdamaian

10 hari lalu

Megawati Duduk Semeja dengan SBY, PDIP: Ibu Tunjukkan Nilai Solidaritas dan Perdamaian

Politikus PDIP Junimart Girsang mengatakan Megawati telah menunjukkan nilai solidaritas dan perdamaian dalam momen duduk semeja dengan SBY itu.