Bantah Prabowo, Luhut Sebut Laporan ke Jokowi bukan ABS

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menguasai sekitar 15.600 hektar lahan tambang dan kelapa sawit di Kutai Kartanegara. Luhut juga merupakan inisiator tim Bravo-5. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menguasai sekitar 15.600 hektar lahan tambang dan kelapa sawit di Kutai Kartanegara. Luhut juga merupakan inisiator tim Bravo-5. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menampik jika Presiden Joko Widodo atau Jokowi kerap mendapat laporan yang bersifat ABS atau asal bapak senang dari pihak TNI terkait kondisi militer dan pertahanan Indonesia. Menurut dia, setiap laporan yang disampaikan kepada Jokowi harus memiliki dasarnya.

    Baca juga: Mendebat Jokowi soal Radar, Prabowo: Banyak Tentara Kita yang ABS

    Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ini menuturkan setiap pejabat negara tidak bisa asal membuat laporan yang ditujukan kepada Presiden. "Saya, kan, tentara. Angka yang saya presentasikan tadi kepada Anda tidak ABS. Akan sangat berisiko kalau laporan kita ABS ke Presiden," kata dia dalam diskusi Nasional Indonesia 2045 Berdaulat, Maju dan Berpengaruh pada Tataran Global yang diselenggarakan oleh Hubungan Internasional Universitas Parahyangan, Bandung, seperti dikutip dari siaran pers Kemenko Bidang Kemaritiman, Jumat, 5 April 2019.

    Luhut pun meminta, jika ada pihak-pihak yang menuding Jokowi mendapat laporan ABS, sebaiknya dipikirkan ulang. "Jadi kalau kita mau sukses, di bidang apa pun kita harus dewasa, pikir dulu apa yang akan dibicarakan. Nanti akan menjadi bahan olok-olok," ujarnya.

    Terkait kondisi militer Indonesia, mantan Komandan Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat itu membantah jika pertahanan Indonesia lemah. Menurut dia, tudingan itu tanpa dasar.

    "Kalau lemah, (TNI) kita enggak mungkin di urutan 15 (militer terkuat di dunia). Ke depannya kita akan lebih profesional lagi," kata dia.

    Luhut menuturkan ke depan TNI akan Lebih banyak menggunakan alutsista buatan dalam negeri yang menggunakan teknologi tinggi. Ia mencontohkan penggunaan teknologi drone dalam menangani kelompok kriminal bersenjata di Papua.

    Sindiran laporan ABS dan kekuatan pertahanan Indonesia sebelumnya disinggung dalam debat keempat calon presiden 2019. Saat itu calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengingatkan kepada Jokowi jika banyak laporan yang bersifat ABS yang diberikan kepadanya.

    Baca: Sindir Pembisik Jokowi, Prabowo: Aduh Pak Siapa yang Briefing

    Prabowo berdalih mengetahui pola di dunia militer lantaran ia lama berkarier sebagai prajurit TNI. Mantan Komandan Kopassus ini berujar budaya ABS masih ada sejak ia di TNI hingga saat ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.