Ini Kata Budiman Sudjatmiko Soal Amien Rais dan People Power

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politisi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko (tengah) menyampaikan orasi politik saat kampanye pasangan calon bupati-wakil bupati Ponorogo Amin-Agus Widodo di Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur, 29 November 2015. ANTARA FOTO

    Politisi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko (tengah) menyampaikan orasi politik saat kampanye pasangan calon bupati-wakil bupati Ponorogo Amin-Agus Widodo di Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur, 29 November 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta -Politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko, menanggapi pernyataan Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais, yang mengancam akan menggunakan people power apabila menemukan kecurangan dalam Pemilu 2019.

    Menurut Budiman, Amien Rais tak boleh merasa menjadi satu-satunya pihak yang memiliki 'people and power'.

    Baca : Andi Arief Ditangkap, Budiman Sudjatmiko: Apa Enaknya Narkoba Ndi?

    "Yang mengklaim people power (Amien Rais) sadar nggak bahwa bukan mereka satu-satunya yang punya people? At least yang jadi rival politiknya juga punya people kan? Punya voters juga kan? Dan yang jelas bukan mereka satu-satunya yang punya power," kata Budiman di Grha Bimasena, Jakarta, Jumat, 5 April 2019.

    "Mau kaya gitu kita? Konflik horizontal?" lanjut dia.

    Belakangan, Amien Rais mengancam akan mengerahkan massa untuk turun ke jalan jika mereka menemui kecurangan dalam hasil Pilpres 2019. "Kalau kami memiliki bukti adanya kecurangan sistematis dan massif, saya akan mengerahkan massa untuk turun ke jalan, katakanlah Monas, dan menggelar people power," kata Amien.

    Amien mengatakan memilih people power ketimbang menggugat hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi. Sebab, bekas Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini mengaku tak percaya dengan MK. "Kami tak percaya MK, karena MK itu bentukan politik pemerintah. Kami akan take over dengan cara kami sendiri," ucapnya.

    Amien Rais dan BPN Prabowo-Sandiaga tengah mempersoalkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. BPN mengklaim menemukan 17,5 juta DPT bertanggal lahir sama di 1 Juli, 31 Desember, dan 1 Januari.

    Budiman menilai people power dalam pemerintahan demokratis berbeda dengan people power di rezim otoriter. People power dalam rezim otoriter, ia melanjutkan, adalah people as a whole society yang melawan rezim otoriter sehingga bentuk konfliknya adalah vertikal.

    Simak juga :
    Budiman Sudjatmiko Ibaratkan Jokowi seperti Bisnis Startup

    "Kalau konflik horizontal? Korban konflik horizontal jauh lebih banyak, jauh lebih masif, dan dendamnya akan jauh lebih lama ketimbang konflik vertikal, bisa puluhan tahun," ujar Budiman.

    Budiman Sudjatmiko pun menuturkan ia tak yakin apakah Amien Rais mengerti dampak dari wacananya yang ingin menggelar people power seperti ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.