KPK Duga Duit di Kantor Lukman Hakim Saifuddin Terkait Kasus Romy

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah di kantornya, Jakarta Selatan pada 15 November 2018. TEMPO/Andita Rahma

    Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah di kantornya, Jakarta Selatan pada 15 November 2018. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi meyakini duit yang disita dari kantor Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bukan duit honor. KPK meyakini duit tersebut masih terkait dengan kasus jual-beli jabatan di Kementerian Agama.

    Baca juga:  KPK Sita Uang Menteri Agama, Humas: Penjelasan Rinci dari KPK

    "Uang itu kami sita, karena kami duga terkait dengan pokok perkara," kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah, di kantornya, Jumat, 5 April 2019.

    KPK menyita ratusan juta rupiah dari laci meja kerja di kantor Lukman dalam penggeledahan pada 18 Maret 2019. Penggeledahan tersebut merupakan buntut dari operasi senyap terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romy. KPK menyangka Romy menerima suap Rp 300 juta untuk mempengaruhi pemilihan Kepala Kantor Wilayah Kemenag di Jawa Timur dan Gresik.

    Terkait penyitaan duit itu, Lukman enggan menjelaskannya kepada media massa. Politikus PPP itu ingin menjelaskan terlebih dahulu saat diperiksa KPK. Penjelasan soal duit itu justru datang dari Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani. Arsul mengatakan menurut penjelasan Lukman, duit itu merupakan honor selama menjabat menteri.

    Febri membenarkan bahwa tim KPK menemukan duit honor Lukman Hakim Saifuddin di dalam laci meja kerjanya. Dan KPK menganggap honor itu adalah hak Lukman. Karena itu, tim KPK tidak menyitanya.

    Baca juga: Presiden Jokowi Persilakan KPK Periksa Menteri Agama Lukman Hakim

    Tapi, menurut Febri, tim KPK telah mengidentifikasi bahwa ada duit dari sumber lain yang disimpan di tempat yang sama. Duit itu terbungkus tas. Tas itu dimasukan dalam laci. Di dalamnya, ada duit berjumlah Rp 180 juta dan US$ 30 ribu. "Uang itu terkumpul dalam sebuah tas," kata Febri. Duit itulah yang diduga berkaitan dengan kasus jual-beli jabatan di Kemenag.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.