Jokowi dan Prabowo Kampanye Akbar di Solo, Pengamanan Diperketat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya kampanye Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto. ANTARA

    Gaya kampanye Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Jawa Tengah akan mempertebal pengamanan di Kota Solo menjelang kampanye akbar yang akan digelar oleh tim kampanye Jokowi maupun Prabowo pada pekan depan. Mereka menilai tingkat kerawanan di Kota Solo memang lebih besar dibanding daerah lain di Jawa Tengah.

    Baca: Ridwan Kamil dan Tiga Menteri Dampingi Kampanye Jokowi di Cirebon

    "Kampanye akbar akan digelar dua hari berturut-turut," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono saat ditemui di Solo, Jumat 5 Maret 2019. Dia merinci, pada 9 Maret akan digelar kampanye akbar dari pasangan calon presiden nomor urut 01. Sehari kemudian, giliran pasangan calon presiden nomor urut 02 menggelar kampanye akbar di kota yang sama.

    Menurut Condro, kedua acara kampanye tersebut berskala nasional. Massa yang akan hadir dalam acara tersebut diperkirakan tidak hanya datang dari Solo dan sekitarnya. "Tapi juga dari Yogyakarta dan Jawa Timur," katanya.

    Pada saat ini, pihaknya sudah menerjunkan pasukan tambahan hingga empat satuan setingkat kompi untuk mengamankan massa kampanye di Kota Solo. Khusus untuk dua agenda kampanye akbar tersebut, pihaknya akan mengirim 400 pasukan tambahan. "Tingkat kerawanan di Solo memang cukup tinggi," katanya beralasan.

    Pihaknya juga berencana untuk mengundang tim kampanye masing-masing pasangan capres untuk berdialog sebelum acara berlangsung. Apalagi, beberapa hari lalu sudah sempat terjadi insiden bentrokan antar dua kubu saat bertemu di sekitar Stadion Manahan. "Kedua kubu memang harus saling menghargai," katanya.

    Tim Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Solo Raya, Sapto Ragil Dumadi mengatakan bentrokan antarpendukung memang harus diantisipasi. "Harus ada yang melakukan mediasi agar tidak saling menyalahkan," katanya.

    Baca: Prabowo Kampanye di GBK 7 April, 1 Juta Peserta Ditargetkan Hadir

    Dia berjanji pihaknya akan selalu berupaya terus meminta massanya untuk menahan diri sehingga tidak timbul konflik. "Yang penting tidak ada provokasi," katanya. Menurutnya, bentrokan-bentrokan kecil antarpendukung memang harus segera diselesaikan agar tidak semakin meruncing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.