Diskominfo Dorong Peningkatan Kapasitas Jurnalis Purwakarta

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gandeng Dewan Pers dan PWI serta sejumlah organisasi wartawan lainnya seperti FOKUS JP, IWO, KJP, IJTI dan FORKOWAP, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta menggelar seminar “Peningkatan Kapasitas Jurnalis 2019” di Aula Janaka, Komplek Pemkab Purwakarta, Jumat , 5 April 2019.

    Gandeng Dewan Pers dan PWI serta sejumlah organisasi wartawan lainnya seperti FOKUS JP, IWO, KJP, IJTI dan FORKOWAP, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta menggelar seminar “Peningkatan Kapasitas Jurnalis 2019” di Aula Janaka, Komplek Pemkab Purwakarta, Jumat , 5 April 2019.

    INFO NASIONAL - Gandeng Dewan Pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan sejumlah organisasi wartawan lainnya, seperti FOKUS JP, IWO, KJP, IJTI dan FORKOWAP, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta menggelar seminar Peningkatan Kapasitas Jurnalis 2019 di aula Janaka, Kompleks Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jumat, 5 April 2019.

    Ketua panitia acara, Dicky Zulkifly, mengatakan seminar ini dirangkai dengan agenda uji kompetensi wartawan (UKW) PWI Purwakarta 2019 yang akan dilakukan selama dua hari, 6—7 April 2019. “Untuk uji kompetensinya, dimulai besok. Kita geser di tempat berbeda di aula Disporaparbud selama dua hari,” kata Dicky.

    Menurut dia, selain puluhan pewarta di Purwakarta, panitia mengundang sejumlah perwakilan dari organisasi kemahasiswaan yang konsentrasi di dunia jurnalistik. “Pers mahasiswa juga kita undang, baik dari BEM maupun dari organisasi ekstra kampus,” ujarnya.

    Sedangkan mewakili Bupati Purwakarta, Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Purwakarta, Siti Ida Hamidah, dalam sambutannya, mengatakan peran strategis wartawan harus diimbangi juga dengan peningkatan kapasitas para jurnalis tersebut. “Tak hanya sekadar mitra kerja, bagi jajaran Diskominfo Purwakarta, wartawan adalah sahabat. Sahabat yang bersama-sama memberikan informasi yang baik dan benar untuk masyarakat,” ucap Ida.

    Ke depan, Ida berharap uji kompetensi dan peningkatan kapasitas wartawan di Purwakarta bisa sejalan dengan peningkatan kualitas informasi yang dihasilkan. “Harus dipastikan ke depan di Purwakarta tidak ada berita hoax lagi. Kode etik jurnalistik hendaknya menjadi patokan para insan pers dalam melaksanakan tugasnya,” tuturnya.

    Acara seminar kemudian dilanjutkan dengan agenda diskusi dengan sejumlah narasumber. Di antaranya Ketua Bidang Pendidikan PWI Jawa Barat Yus Hermansyah, Ketua Bidang Advokasi PWI Jawa Barat Agus Dinar, juga Ketua PWI Purwakarta Asep Yadi Sobana. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.