Sudirman Sindir Koruptor Sekitar Jokowi, TKN Saran Tegur Prabowo

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, dalam debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu, 30 Maret 2019. Diedit dari ANTARA

    Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, dalam debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu, 30 Maret 2019. Diedit dari ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'aruf Amin, Rian Ernest menanggapi pernyataan Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Sudirman Said yang mengatakan lingkungan pengendalian di sekitar Presiden Joko Widodo atau Jokowi buruk karena koruptor di sekeliling Jokowi.

    Baca juga: Mantan Menteri ESDM Sudirman Said Dilaporkan ke Bareskrim Polri

    Menurut Rian, justru Prabowo sebagai capres yang didukung oleh Sudirman Said yang menganggap bahwa korupsi dalam skala kecil diperbolehkan. "Kenapa Pak Sudirman Said tidak menegur Pak Prabowo waktu beliau bilang mungkin korupsinya nggak seberapa?," ujar Rian saat dihubungi, Selasa, 2 April 2019.

    Menurut Rian, sebelum kritik Jokowi dengan narasi orang per orang di sekelilingnya, ada baiknya teguran Sudirman Said itu diarahkan Prabowo terlebih dahulu. "Justru bahwa kalau ada capres tapi punya impunitas terhadap koruptor. Korupsi itu bukan masalah kecil besarnya tapi masalah daya rusaknya, Pak Prabowo," ungkap dia. 

    Sebelumnya, Sudirman Said menjelaskan lingkungan pengendalian itu merupakan tindakan, kebijakan, atau perilaku pemimpin yang mempengaruhi bersih tidaknya suatu negara dari praktek korupsi.

    "Nah, tampaknya lima tahun terakhir itu terlalu banyak kasus korupsi yang melibatkan eksekutif-eksekutif maupun pimpinan politik yang ada di sekitar pak Jokowi," kata Sudirman Said di media center BPN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 22 Maret 2019. "Itu artinya Pak Jokowi tidak mampu memberikan satu influence atau pengaruh baik sehingga orang sekitarnya terjaga dari praktek korupsi."

    Sudirman lalu berujar fenomena praktik korupsi di kalangan elite ini merupakan keprihatinan bersama. Oleh karena itu, ia melanjutkan, fenomena tersebut akan dijadikan pelajaran bagi pasangan Prabowo - Sandiaga untuk membangun pemerintahan yang bersih, kuat, dan diisi oleh orang-orang kompeten nan jujur.

    “Dan insya Allah diisi oleh orang-orang yang oleh pak Prabowo disebut sebagai incorruptible, orang-orang yang tidak mempan dengan sogokan," ujar Sudirman Said.

    Baca juga: Dilaporkan Soal Korupsi di Sorong, Ini Bantahan Sudirman Said

    Dengan pemerintahan yang diisi oleh orang-orang yang bukan koruptor, Sudirman Said berharap pembangunan ekonomi Indonesia akan semakin baik. "Dan tawaran kami mengenai solusi ekonomi akan semakin dipercaya oleh masyarakat," tutur Sudirman Said.

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.