MUI: Meski ISIS Keok, Khilafah Tetap Harus Diwaspadai

Reporter

Seorang massa Hizbut Tahrir Indonesia menggunakan bendera untuk melindungi tubuh dari sengatan matahari saat mengikuti puncak acara Muktamar Khilafah 2013 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (2/6). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Ali M Abdillah mengatakan ideologi khilafah dan kekerasan tetap harus diwaspadai meski ISIS sebagai pengusung ideologi itu secara frontal telah hancur. "Apalagi ideologi itu sudah banyak menyebar di berbagai negara, termasuk Indonesia," kata Ali di Jakarta, Selasa, 2 April 2019.

Memanfaatkan simpatisan dan teknologi informasi pengusung ideologi khilafah dan kekerasan selama ini telah menyebarkan "virus" itu secara masif menyasar pelajar, mahasiswa, juga lingkungan kantor dan lembaga. Selain simpatisan ISIS, ideologi khilafah juga diusung oleh aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang secara kelembagaan sudah dilarang pemerintah.

Baca: MPR: Fatwa MUI Soal Golput Bisa Tingkatkan Partisipasi Politik

"Ide dan gagasan khilafah masih mendominasi pikiran-pikiran mereka," ujar dosen Pascasarjana Universitas NU Indonesia (Unusia) ini. Oleh karena itu masyarakat tetap harus “dipagari” agar tak terpengaruh ideologi itu. Gerakan dan langkah kelompok pengusung ideologi khilafah harus diimbangi, di dunia nyata maupun dunia maya.

Menurut Ali, tidak tertutup kemungkinan kelompok itu pun memasukkan gagasan-gagasan khilafah ke kalangan TNI, Polri, dan pejabat eksekutif. "Strategi itu diyakini masih terus dilakukan sehingga harus ada pemetaan yang jelas siapa yang menjadi korban.”

Baca: MUI: Tak Ada Pemimpin Ideal, Jangan Golput

Menurut dia harus ada tindakan tegas kepada orang atau pihak yang terbukti mengusung ideologi khilafah di Indonesia. Alasannya munculnya kelompok-kelompok radikal, baik Islam maupun non-Islam itu sesungguhnya 'by design'.

“Tidak lahir begitu saja, tetapi ada skenario,” kata Wakil Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI itu. Mereka memasukkan gagasan khilafah yang didesain begitu rupa dengan tujuan mengacak-acak Indonesia.






Vaksin Covid-19 Indovac Segera Diekspor, Bos Bio Farma: Sertifikat Halal Jadi Nilai Tambah

14 jam lalu

Vaksin Covid-19 Indovac Segera Diekspor, Bos Bio Farma: Sertifikat Halal Jadi Nilai Tambah

"IndoVac memenuhi kebutuhan aspek halal dan thayyib yang memperkuat jaminan kualitas dan keamanan atas vaksin," kata Dirut Bio Farma Honesti Basyir.


Ma'ruf Amin Minta Dai Selipkan Pesan ASI Ekslusif 6 Bulan Saat Ceramah

19 jam lalu

Ma'ruf Amin Minta Dai Selipkan Pesan ASI Ekslusif 6 Bulan Saat Ceramah

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta para penceramah menyelipkan pesan soal ASI Eksklusif untuk mengatasi masalah stunting.


Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari, BNPT: Ideologi Disebarkan Berkedok Dakwah

3 hari lalu

Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari, BNPT: Ideologi Disebarkan Berkedok Dakwah

Polda Metro Jaya menyerahkan tersangka Khilafatul Muslimin ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi pada Senin, 3 Oktober 2022.


Australia Selamatkan 16 Wanita dan 42 Anak-anak dari Kamp ISIS di Suriah

4 hari lalu

Australia Selamatkan 16 Wanita dan 42 Anak-anak dari Kamp ISIS di Suriah

Banyak wanita dan anak-anak warga negara Australia di kamp pengungsi ISIS di Suriah.


Putri Candrawathi Akhirnya Ditahan, MUI: Banyak Perempuan Punya Anak Kecil Juga Ditahan

6 hari lalu

Putri Candrawathi Akhirnya Ditahan, MUI: Banyak Perempuan Punya Anak Kecil Juga Ditahan

Majelis Ulama Indonesia menilai penahanan Putri Candrawathi wujud komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.


Menjelang Sidang Pleidoi Ade Yasin, MUI 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Gelar Istighosah

18 hari lalu

Menjelang Sidang Pleidoi Ade Yasin, MUI 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Gelar Istighosah

Istighosah serentak mendoakan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin itu diadakan di 40 kecamatan selama 4 hari berturut-turut.


Azyumardi Azra Meninggal, Anwar Abbas Sebut Pandangan Beliau Banyak Dijadikan Rujukan

18 hari lalu

Azyumardi Azra Meninggal, Anwar Abbas Sebut Pandangan Beliau Banyak Dijadikan Rujukan

Azyumardi Azra disebut menyuburkan budaya akademik dan ilmiah di kalangan akademisi dan mahasiswa UNI Syarif Hidayatullah


Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

23 hari lalu

Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

Pemulangan keluarga ISIS ke negara asalnya memakan waktu yang panjang, hingga empat tahun. Padahal kondisi kamp sudah tidak aman


Amerika Serikat Andalkan Dendam Korban untuk Hancurkan Sisa-Sisa ISIS

23 hari lalu

Amerika Serikat Andalkan Dendam Korban untuk Hancurkan Sisa-Sisa ISIS

Militer Amerika Serikat mengandalkan bantuan suku-suku Arab untuk melumpuhkan jaringan Negara Islam, yang masih bertahan di sejumlah lokasi di Suriah


Pengeboman Kedubes Rusia di Afghanistan, ISIS Mengaku Bertanggung Jawab

30 hari lalu

Pengeboman Kedubes Rusia di Afghanistan, ISIS Mengaku Bertanggung Jawab

Pengeboman di Kedubes Rusia di Afghanistan menyebabkan dua staf kedutaan tewas dan puluhan warga Afghanistan yang sedang mengantre visa.