Dana Desa, JK Minta Kualitas SDM dan Pengawasan Ditingkatkan

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri penandatanganan perjanjian kemitraaan ekonomi Indonesia - Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IACEPA), di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin, 4 Maret 2019. Foto: Biro Pers Wakil Presiden

    Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri penandatanganan perjanjian kemitraaan ekonomi Indonesia - Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IACEPA), di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin, 4 Maret 2019. Foto: Biro Pers Wakil Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla alias JK meminta dana desa dapat dimaksimalkan penggunaannya. Untuk memenuhi hal ini, kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pengawasan harus ditingkatkan.

    "Dana desa harus diawasi dengan baik, (pengelola dana desa) ada yang mempunyai kemampuan ada yang tidak. Untuk itu, perlu dididik bersama-sama," ujar JK dalam keterangan tertulisnya saat menemui perwakilan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Kantor Wakil Presiden, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Senin, 1 April 2019.

    JK mengatakan pengelolaan dana desa saat ini tengah menjadi sorotan masyarakat. JK menyebut dana desa memang sengaja dilakukan secara tahap demi tahap. Hal ini diharapkan mampu memberikan motivasi masyarakat untuk gotong royong.
    “Dana desa memang tidak diberikan banyak, agar menjadi stimulan untuk gotong royong," kata dia.

    Untuk meningkatkan kualitas SDM, JK menekankan pada pentingnya generasi muda untuk menguasi teknologi. Ia menilai saat ini penguasaan terhadap teknologi menjadi hal yang wajib jika ingin terus bersaing.

    Saat ini, negara tanpa sumber daya alam yang melimpah pun bisa menjadi negara maju dengan menguasi teknologi. Ia menyebut Korea sebagai salah satunya. “Mereka mempunyai semangat dan menguasai iptek.”

    Ketua Presidium Pimpinan Pusat KMHDI I Kadek Andre Nuaba menyampaikan bahwa KMHDI menyatakan siap untuk mendorong pemaksimalan dana desa. Ia pun mengakui saat ini pengelolaan dana desa masih perlu mendapat banyak pembenahan.

    “Hal-hal yang harus diperbaiki di antaranya peningkatan kualitas SDM, sistem monitoring, dan sistem pengawasan yang lebih tinggi. Selain itu, pengelolaan dana desa juga harus memberdayakan ekonomi kerakyatan di desa," kata I Kadek.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.