Debat ke-4: Jokowi Tampil Ofensif, Prabowo Tak Akan Serang Balik

Reporter

Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi dan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saling menyapa disaksikan Ketua KPU Arief Budiman saat debat capres 2019 sesi kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Februari 2019. Debat kedua ini yang hanya diikuti oleh Calon Presiden. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Debat keempat pemilihan presiden akan digelar pada hari ini, Sabtu, 30 Maret 2019. Sawala kali ini akan mempertemukan dua calon presiden, yakni Joko Widodo atau Jokowi dengan Prabowo Subianto. Tim sukses masing-masing calon mengatakan, keduanya akan tampil dengan gaya yang tak jauh berbeda dengan debat kedua pilpres, saat keduanya berhadapan.

Baca: Ditanya Soal Persiapan Debat, Jokowi: Dilihat Saja Besok Malam

Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir mengatakan, calon presiden inkumben akan tetap tampil ofensif dengan fakta dan data. "Kalau paslon 02 memojokkan, kita lawan dengan fakta dan data. Kami bukan menyerang, tapi ofensif dengan fakta dan data," ujar Erick saat ditemui di Senayan City, Jakarta pada Jumat malam, 28 Maret 2019.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga Uno, Dian Fatwa mengatakan, Prabowo Subianto akan tampil seperti debat kedua, tanpa menyerang. "Kami memastikan Pak Prabowo tidak akan menyerang, beliau sudah sampaikan kepada kami seperti itu. Beliau akan lebih mengedepankan substansi," ujar Dian saat ditemui di bilangan Cikini, Jakarta pada Jumat, 29 Maret 2019.

Pada debat kedua yang juga mempertemukan dua capres, Jokowi lebih ofensif dan Prabowo lebih kalem. Sepanjang debat kedua, Prabowo Subianto beberapa kali memuji prestasi pemerintahan Jokowi. Di antaranya, Prabowo memuji kebijakan di bidang energi yang telah dilakukan calon presiden inkumben itu. Dia mengakui Jokowi telah melakukan berbagai kebijakan positif dalam rangka kemandirian energi RI kendati masih ada hal-hal yang perlu dikoreksi dari pemerintah.

Baca: Titiek Soeharto Bakal Saksikan Langsung Debat Prabowo Vs Jokowi

Sementara Jokowi, tampil ofensif. Isu lahan Prabowo bahkan bergulir sejak debat kedua pilpres digelar pada 17 Februari lalu. Bermula saat Ketua Umum Gerindra itu mempertanyakan pembagian sertifikat tanah selama era pemerintahan Jokowi. Alih-alih menjawab, Jokowi malah menyinggung Prabowo yang memiliki lahan seluas 220 ribu hektare di Kalimantan Timur dan 120 ribu hektare di Aceh. Ia pun mengisyaratkan pembagian konsesi sebesar itu, tidak pernah terjadi di masa pemerintahannya.






Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

5 jam lalu

Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia untuk korban banjir di Provinsi Sindh telah tiba di Karachi, Pakistan


Luhut Sebut Jokowi Minta Pengadaan Mobil Listrik untuk Pejabat Dianggarkan di APBN

8 jam lalu

Luhut Sebut Jokowi Minta Pengadaan Mobil Listrik untuk Pejabat Dianggarkan di APBN

Luhut menuturkan saat ini pemerintah sedang menyusun perencanaan pengadaan mobil listrik.


Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

8 jam lalu

Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut maksud Cak Imin mendoakan Puan untuk membesarkan hati Ketua DPP PDIP tersebut.


Luhut Bicara Mobil Listrik untuk Pejabat: Saya Sudah Pakai

8 jam lalu

Luhut Bicara Mobil Listrik untuk Pejabat: Saya Sudah Pakai

Luhut juga mengaku sudah memiliki mobil listrik.


Lukas Enembe Tak Hadiri Pemeriksaan KPK, KSP: Ironi

8 jam lalu

Lukas Enembe Tak Hadiri Pemeriksaan KPK, KSP: Ironi

Jaleswari menyebut absennya Lukas Enembe dalam panggilan KPK itu sebagai ironi. Sebab, seharusnya pejabat sekelas dia dapat memberikan contoh.


Rachmat Gobel: Cadangan Aspal Buton Cukup untuk Swasembada Hingga 125 Tahun

8 jam lalu

Rachmat Gobel: Cadangan Aspal Buton Cukup untuk Swasembada Hingga 125 Tahun

"Kita sudah dianugerahi kekayaan alam aspal tapi malah disia-siakan," ujar Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel.


8 Hari Setelah PPP Copot Suharso Monoarfa, Jokowi Menunjuknya Jadi Koordinator SDGs 2024

8 jam lalu

8 Hari Setelah PPP Copot Suharso Monoarfa, Jokowi Menunjuknya Jadi Koordinator SDGs 2024

Setelah dicopot dari jabatan ketua umum PPP, Suharso Monoarfa ditunjuk Jokowi sebagai Koordinator SDGs 2024.


Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

10 jam lalu

Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

PKB menyebut mandat muktamar partai itu adalah mengusung Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres 2024.


Muhadjir Diperintah Jokowi: Terjun ke Provinsi Sindh, Lokasi Terparah Banjir Pakistan

10 jam lalu

Muhadjir Diperintah Jokowi: Terjun ke Provinsi Sindh, Lokasi Terparah Banjir Pakistan

Muhadjir diminta Jokowi mewakili pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor di Pakistan.


Terkini Bisnis: RI di Tengah Ancaman Resesi Global, Jokowi Kesal Soal Impor Aspal

11 jam lalu

Terkini Bisnis: RI di Tengah Ancaman Resesi Global, Jokowi Kesal Soal Impor Aspal

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari dampak yang dirasakan Indonesia akibat resesi global yang diproyeksikan terjadi tahun depan.