Dua Kali Gagal, Seleksi Terbuka Sekjen KPK Siap Dibuka Lagi

Ilustrasi Gedung KPK

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kembali membuka seleksi untuk posisi Sekretaris Jenderal. Sebanyak dua gelombang pembukaan sebelumnya gagal mendapatkan seorang Sekjen KPK yang definitif.

“Segera, kemarin kami bertemu dengan panitia seleksi, jadi mungkin akan segera diumumkan,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo tentang gelombang ketiga seleksi tersebut, di kantornya, Jumat 29 Maret 2019.

Agus mengatakan, seleksi terbuka untuk kalangan dari luar KPK. Namun, dalam seleksi kali ini, KPK bakal mewajibkan pejabat eselon II di KPK untuk ikut seleksi. Kebijakan baru itu diambil mengingat dua gelombang seleksi sekjen sebelumnya sepi peminat.

Dia menduga sedikitnya jumlah calon yang mendaftar lantaran beratnya tugas yang akan diemban. Selain seorang Sekjen KPK juga tidak boleh menerima honor di luar posisinya alias bergaji tunggal. Mewajibkan eselon II mendaftar, Agus menambahkan, diharap bisa memberi solusi atas pencarian tersebut.

Posisi sekjen KPK kosong setelah ditinggalkan Raden Bimo Gunung Abdul Kadir yang diberhentikan dari posisi itu pada pertengahan 2018. Sejak itu, posisi sekjen diisi pelaksana tugas yaitu Pahala Nainggolan, Deputi Pencegahan KPK.

Untuk mengisi kekosongan itu, KPK telah membuka dua gelombang seleksi sejak 2018. Pada seleksi yang kedua, sebanyak enam peminat posisi Sekjen KPK lolos sampai tahap wawancara. Mereka adalah mantan Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Muhammad Zeet Hamdy Assovie; pengajar dan pengacara Prasetyo; Roby Arya Brata; mantan Kepala Bappeda DKI Jakarta Tuty Kusumawati; Mantan Direktur Pengadaan PT Pelindo III U. Saefudin Noer; dan Guru Besar dari Universitas Hasanudin, Winarni Dien Monoarfa. 






KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

29 menit lalu

KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

KPK resmi melimpahkan perkara korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Berkas atas nama terdakwa Irfan Kurnia Saleh.


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

7 jam lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

10 jam lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.


KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

23 jam lalu

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan kemudian mengurangi hukuman itu menjadi 4 tahun saja.


KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

1 hari lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

1 hari lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

1 hari lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.