Arcandra Ajak Stakeholder Gunakan Sertifikasi BPSDM ESDM

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.

    Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.

    INFO NASIONAL-- Kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di subsektor ketenagalistrikan dan manajemen energi saat ini meningkat, seiring dengan perkembangan industri di kedua subsektor ini. Untuk membantu percepatan pengembangan kompetensi SDM tersebut, Badan Pengembangan SDM Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM) telah menyediakan pelatihan kompetensi serta uji sertifikasi kompetensi dan profesi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BPSDM ESDM dan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) PPSDM KEBTKE ESDM.

    Pada Sharing Session Pengembangan Kompetensi SDM Bidang Keselamatan Ketenagalistrikan dan Manajemen Energi di Industri Pembangkit, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengajak Perusahaan Penyedia Listrik Swasta (Independent Power Producer/IPP), yang menjadi peserta Sharing Session tersebut, untuk memanfaatkan LSP dan LSK BPSDM ESDM untuk mencetak orang-orang yang memiliki kompetensi di bidang keselamatan ketenagalistrikan dan pendidikan. 

    "Gunakanlah BPSDM kita tanpa paksaan dan dengan ikhlas, bahwa ini adalah lembaga yang kita inginkan bisa menjadi mitra bapak Ibu semua dalam hal mencetak orang-orang yang punya kompetensi di bidang keselamatan di ketenagalistrikan dan pendidikan. Ini memang belum sempurna, namun kalau tidak kita mulai untuk menyempurnakannya, lalu siapa yang kita harapkan," ujar Arcandra di Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019.

    Arcandra juga menanyakan kesediaan IPP untuk bekerja sama dengan BPSDM ESDM dalam meningkatkan kompetensi para pekerja. "Saya tanya industriawan yang hadir pada hari ini, mau tidak bekerja sama dengan BPSDM kita dalam hal peningkatan kompetensi?" tanya Arcandra. Para peserta pun setuju untuk bekerja sama dengan BPSDM ESDM. 

    Lebih lanjut Arcandra menjelaskan bahwa sertifikasi yang dilakukan oleh BPSDM ESDM bersifat nasional, dapat digunakan di seluruh Indonesia. "Sertifikasi bisa digunakan di seluruh Indonesia. Tujuan kita adalah meningkatkan kompetensi orang-orang yang certified di bidang keselamatan ketenagalistrikan dan EBTKE," katanya. 

    "Nanti orang-orang yang kita sertifikasi mudah-mudahan punya jam terbang, yang bisa dan punya kompetensi, sehingga bapak ibu di IPP juga merasa nyaman, bahwa orang-orang yang sudah disertifikasi ini benar-benar punya kompetensi," ujar Arcandra.

    Selain memperkenalkan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan dan EBTKE (PPSDM KEBTKE), Sharing Session hari ini juga bertujuan agar para IPP dapat melatih dan mensertifikasi tenaga teknik yang terlibat dalam usaha penyediaan listrik sesuai standar kompetensi di PPSDM KEBTKE.

    Di samping itu, IPP juga diharapkan melatih dan mensertifikasi auditor dan manajer energi dalam kerangka manajemen energi melalui PPSDM KEBTKE.

    Pada kesempatan ini Wakil Menteri ESDM juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan dan EBTKE (PPSDM KEBTKE) dengan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Yogyakarta, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Politeknik Negeri Malang, Sekolah Tinggi Teknologi PLN, Sekolah Tinggi Immanuel, PT Swen Inovasi Transfer dan PT Krakatau Daya Steel. 

    Selain itu dilakukan pula penyerahan sertifikat akreditasi lembaga Diklat Sektor ESDM oleh Ketua komite akreditasi penyelenggara lembaga Diklat Sektor ESDM, IGN Wiratmaja Puja, kepada Kepala PPSDM KEBTKE, Kepala PPSDM Migas, Kepala PPSDM Geominerba, Kepala PPSDM Aparatur, Kepala Garda Power Mandiri, Kepala PLN Pusdiklat, serta Kepala Unit Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Semarang. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.