Cak Nun Menyebut Dirinya Bukan Orang yang Memilih Golput

Budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun saat ditemui dikediamanannya di Yogyakarta, 23 Maret 2018. TEMPO/PRIBADI WICAKSONO

TEMPO.CO, Jakarta - Budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun memilih menanggapi santai ihwal fatwa haram golput saat pemilu yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca juga:  Wiranto: Yang Ajak Golput Itu Mengacau

Fatwa yang memicu kontroversi itu oleh Cak Nun diibaratkan layaknya proses dari padi atau beras yang diolah sampai menjadi nasi.

"Yang namanya fatwa itu kan intepretasi, mentransformasi atau mengintepretasi dari padi sampai menjadi nasi," ujar Cak Nun ditemui di kediamannya Jumat 29 Maret 2019.

Dari padi atau beras itu, ujar Cak Nun, bisa diubah jadi jenis nasi apa pun seperti nasi goreng, nasi kuning, nasi kebuli, atau apa pun. Seperti halnya fatwa ketika dikeluarkan sampai akhirnya diterima masyarakat. Tergantung mengintepretasikan seperti apa.

"Jadi monggo saja, fatwa (golput haram) itu haknya MUI, saya tak punya legalitas mengeluarkan," ujar Cak Nun.

Cak Nun sendiri mengakui selama ini bukan orang yang memilih golput saat perhelatan pemilu. Cak Nun mengaku selalu datang ke tempat pemungutan suara (TPS) saat pemilu.

"Saya selalu datang ke TPS, pertimbangan utama saya bisa tetap rukun dengan tetangga, sudah capek-capek siapkan TPS masak saya enggak datang," ujarnya.

"Urusan apa saya di TPS kan enggak boleh ada yang tahu, cuma saya, Tuhan, sama malaikat," ujarnya.

Baca juga:  Saat Mahfud MD Menganalogikan Golput dengan Menikah

Sebelumnya, MUI menghimbau masyarakat menggunakan hak pilih dan menjauhi sikap golput pada hari pencoblosan, 17 April 2019. Sikap tak memilih atau golongan putih, menurut fakwa MUI, dilarang dalam Islam.

"Golput dalam agama tidak boleh, karena bagaimana pun negara ini harus punya pemimpin," kata Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI, Muhyiddin Junaidi 25 Maret 2019.






Refleksi Kemerdekaan, Mas Dhito Sinau Bareng Cak Nun

40 hari lalu

Refleksi Kemerdekaan, Mas Dhito Sinau Bareng Cak Nun

Menurut Cak Nun, dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Kediri, daerah ini akan menjadi matang atau majunya Indonesia.


Dakwah Bersedekah Yusuf Mansur, Buya Yahya: Bikin Lari Orang dari Kebaikan

20 April 2022

Dakwah Bersedekah Yusuf Mansur, Buya Yahya: Bikin Lari Orang dari Kebaikan

Beberapa pendakwah memberikan tanggapan, seperti Buya Yahya, Emha Ainun Nadjib, dan Aa Gym setelah mengamatinya cara Yusuf Mansur mengajak bersedekah.


Di Acara PDIP, Cak Nun: Presiden Sekarang Sudah Bener, tapi Belum Tepat

11 April 2022

Di Acara PDIP, Cak Nun: Presiden Sekarang Sudah Bener, tapi Belum Tepat

Menurut Cak Nun, pernyataannya hanya sebuah harapan untuk mendapatkan pemimpin yang lebih baik lagi di masa depan.


Cerita Cak Nun Kerap Dipermusuhkan dengan Megawati

11 April 2022

Cerita Cak Nun Kerap Dipermusuhkan dengan Megawati

Cak Nun menyebut, undangan dari Megawati sebetulnya sudah disampaikan oleh sejumlah pejabat teras PDIP sejak tiga tahun lalu.


Angka Golput Tinggi dalam Pemilu Irak Tahun ini

11 Oktober 2021

Angka Golput Tinggi dalam Pemilu Irak Tahun ini

Pejabat komisi pemilu Irak mengatakan jumlah pemilih yang memenuhi syarat secara nasional adalah 19% pada Ahad tengah hari.


Mahmoud Ahmadinejad Pilih Golput di Pilpres Iran

19 Juni 2021

Mahmoud Ahmadinejad Pilih Golput di Pilpres Iran

Ia kecewa lantaran banyak kandidat, termasuk dirinya, yang mendaftar tidak diloloskan oleh Dewan Wali untuk bersaing di pilpres Iran.


7 Hari Penyair Umbu Landu Paranggi Meninggal, Murid Baca Puisi di Yogyakarta

12 April 2021

7 Hari Penyair Umbu Landu Paranggi Meninggal, Murid Baca Puisi di Yogyakarta

Umbu Landu Paranggi menjadi mentor bagi banyak seniman di Jawa dan Bali. Memperingati 7 hari meninggalnya Umbu sekaligus peresmian museum sastra.


Jejak Umbu Landu Paranggi Sang Presiden Malioboro

7 April 2021

Jejak Umbu Landu Paranggi Sang Presiden Malioboro

Komunitas sastra bentukaan Umbu Landu Paranggi dan rekan seniman, Persada Studi Klub, menghasilkan nama-nama besar, salah satunya Emha Ainun Nadjib.


Sosok Umbu Landu Paranggi, Satu-satunya Guru Resmi Bagi Emha Ainun Nadjib

6 April 2021

Sosok Umbu Landu Paranggi, Satu-satunya Guru Resmi Bagi Emha Ainun Nadjib

Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun mengakui jasa besar Umbu Landu Paranggi dalam proses pematangan dirinya di saat remaja di tahun 1970-an.


Umbu Landu Paranggi Wafat, Emha Ainun Nadjib: Raja yang Tinggalkan Kerajaannya

6 April 2021

Umbu Landu Paranggi Wafat, Emha Ainun Nadjib: Raja yang Tinggalkan Kerajaannya

Emha Ainun Nadjib mengatakan, puisi-puisi Umbu Landu Paranggi diakui semua seniman penikmat sastra Indonesia, tapi ia enggan terkenal.