Muhadjir Effendy Sebut JK Banyak Berjasa untuk Film Nasional

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri penandatanganan perjanjian kemitraaan ekonomi Indonesia - Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IACEPA), di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin, 4 Maret 2019. Foto: Biro Pers Wakil Presiden

    Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri penandatanganan perjanjian kemitraaan ekonomi Indonesia - Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IACEPA), di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin, 4 Maret 2019. Foto: Biro Pers Wakil Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengundang Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK untuk membuka perayaan Hari Film Nasional ke-69 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat, 29 Maret 2019.

    Baca juga: Jokowi Jalani Kampanye Terbuka, JK Terima Limpahan Tugas

    Muhadjir mengatakan bahwa sosok JK banyak berjasa di dunia perfilman. "Beliau sering nonton film Indonesia bareng bersama masyarakat, akrab dengan komunitas film," kata Muhadjir dalam sambutannya.

    Muhadjir mengatakan, biografi JK bahkan pernah diangkat menjadi film layar lebar yang tayang di bioskop dan stasiun televisi pada 2009. Film berjudul JK itu disutradarai Hanung Bramantyo. Sedangkan sosok JK diperankan oleh seorang vokalis sekaligus artis peran, Muhammad Ihsan Tarore.

    Dalam rangka merayakan Hari Film Nasional yang dirayakan tiap 30 Maret, Muhadjir mengatakan kementeriannya akan mengedarkan secara bergilir film berjudul Athirah untuk ditonton para pelajar di seluruh Tanah Air.

    Film Athirah diadaptasi dari novel karya Alberthiene Endah berjudul Athirah. Film tersebut disewa hak tayangnya secara tidak eksklusif oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2018. Film Athirah disutradarai Riri Riza dan diproduksi Miles Film merupakan cerita yang terinspirasi kisah nyata ibunda JK.

    Baca juga: JK Saksikan Pengambilan Sumpah Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi

    Perayaan Hari Film Nasional 2019, kata Muhadjir, dilaksanakan bersama-sama dengan seluruh insan perfilman dan masyarakat pecinta film nasional. "Terdapat 272 event perayaan di pelosok Tanah Air yang pelaksanaan dimulai 1 Maret sampai 30 Maret 2919. Hal tersebut menandakan masyarakat Indonesia mencintai film Indonesia," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.