Survei CSIS: Sekitar 13 Juta Orang akan Liburan saat Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kotak suara/ logistik Pemilu Kepala Daerah (Pilkada). TEMPO/Bram Selo Agung

    Ilustrasi kotak suara/ logistik Pemilu Kepala Daerah (Pilkada). TEMPO/Bram Selo Agung

    TEMPO.CO, Jakarta-Hasil survei Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan sebanyak 7 persen jumlah daftar pemilih tetap atau DPT (sekitar 13 juta orang) berencana pergi berlibur saat hari-H pencoblosan Pemilu 2019 pada 17 April. Musababnya, penyelenggaraan pemilu serentak 2019 ini memang dilaksanakan mendekati libur panjang.

    Pada 17 April ditetapkan sebagai hari libur bersama. Dua hari kemudian merupakan hari libur Paskah alias Jumat Agung dalam rangka memperingati wafatnya Isa Almasih. Selanjutnya, Sabtu-Minggu 20-21 April 2019 merupakan hari libur rutin.

    Baca: MPR Optimis Pemilu 2019 Tak Akan Timbulkan Perpecahan

    "Survei kami menunjukkan 7 persen dari jumlah pemilih berencana liburan. Jadi otomatis mereka enggak datang ke TPS dan tidak memilih," ujar peneliti CSIS Arya Fernandez di Hotel Fairmont, Jakarta pada Kamis, 28 Maret 2019.

    Menurut Arya, jika melihat tren sejak pemilu 2004, partisipasi pemilih atau tingkat golput cenderung akan semakin tinggi. Dengan hanya ada dua pasangan calon di pemilihan presiden 2019, apalagi kandidat capresnya sama dengan pemilu 2014, ujar dia, tingkat partisipasi pemilih diprediksi akan semakin turun. "Pemilih bisa jadi jenuh dengan calon yang itu-itu saja. Kalau mereka tidak suka dengan nomor 01 atau 02, otomatis akan golput," ujar dia.

    Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) juga memprediksi angka golput pada pilpres kali ini akan meningkat. Prediksi itu berdasarkan hasil sigi LSI yang menunjukkan kurang lebih sebulan menjelang pemilihan presiden 2019 pemilih yang tahu pelaksanaan pilpres akan dilaksanakan pada bulan April 2019 hanya sebesar 65,2 persen.

    Dari mereka yang tahu bahwa Pemilu 2019 akan dilaksanakan April 2019, sebesar 75,8 persen bisa menjawab dengan benar bahwa tanggal pelaksanaan pilpres adalah 17 April 2019. "Artinya jika ditotal secara populasi, hanya 49,4  persen dari pemilih Indonesia yang terinformasi dan menjawab dengan benar bahwa pelaksanaan pilpres dan pileg dilangsungkan pada tanggal 17 April 2019," ujar Ikrama di kantornya, Jalan Pemuda, Jakarta Timur pada Selasa, 19 Maret 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.