Tujuh Orang Kena OTT di Jakarta, KPK: Ada Direksi BUMN

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan (kiri) didampingi Plt Direktur Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK Kunto Ariawan (tengah) dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberikan keterangan pers terkait penerimaan LHKPN 2018 di gedung KPK, Jakarta, Senin, 14 Januari 2018. KPK menyatakan persentase tingkat kepatuhan lembaga legislatif untuk pelaporan LHKPN adalah paling rendah dalam tahun 2018. ANTARA

    Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan (kiri) didampingi Plt Direktur Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK Kunto Ariawan (tengah) dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberikan keterangan pers terkait penerimaan LHKPN 2018 di gedung KPK, Jakarta, Senin, 14 Januari 2018. KPK menyatakan persentase tingkat kepatuhan lembaga legislatif untuk pelaporan LHKPN adalah paling rendah dalam tahun 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di sejumlah kawasan di Jakarta pada Rabu sore, 27 Maret 2019. Dalam OTT tersebut, KPK menangkap tujuh orang.

    Simak: KPK Lakukan OTT di Jakarta

    "Mereka ada yang dari direksi BUMN, driver dan pihak swasta," kata Febri saat memberikan keterangan kepada wartawan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Pusat, Kamis dini hari, 28 Maret 2019.

    Febri menjelaskan dalam operasi ini KPK menyita barang bukti berupa uang dalam pecahan rupiah dan dolar. Namun, Febri belum bisa menjelaskan lebih rinci terkait dengan barang bukti yang disita dalam operasi senyap itu.

    Pihaknya, kata dia, bakal menjelaskan lebih detail terkait proses OTT ini dan barang buktinya pada Kamis pagi. Sebab, pihaknya mempunyai waktu 1x24 jam memutuskan kasus ini untuk ditingkatkan ke penyidikan atau tidak.

    Febri menuturkan tujuh orang yang dibawa ke KPK tadi malam terkait dengan dugaan kasus distribusi pupuk. "OTT sore tadi berdasarkan informasi yang kami terima bahwa ada penyerahan sejumlah uang melalui perantara dan tim kami tindak lanjuti."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?