Menjelang Hari H Pilpres, Luhut Ajak Lulusan Akmil 1970 Bertemu

Reporter

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan memberikan pidatonya pada Peringatan 40 tahun Penerjunan di Kota Dili oleh Satuan Tugas Nanggala V di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta, 7 Desember 2015. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengundang para mantan perwira dan mantan pejabat untuk bertemu menjelang hari-H pencoblosan pemilihan presiden 2019. Pensiunan tentara itu menyebarkan undangan kepada teman-teman seangkatannya, yakni yang masuk Akademi Militer 1967 dan lulus pada 1970 melalui WhatsApp Group.

"Saya ingin sekali lagi mengundang kapan teman-teman entah mau ber-5 atau 10 orang, saya jamin pasti independen. Anda mau tanya apa saja, mau minta bukti apa saja, saya siap," ujar
Luhut lewat keterangan yang dikirimkan staf khususnya kepada Tempo, Rabu, 27 Maret 2019.

Baca: Luhut Panjaitan: Ada Gerakan Ingin Mengganti Ideologi Pancasila

Dalam pesan itu Luhut menjelaskan tak masalah jika para mantan perwira memilih calon presiden nomor urut 01 atau 02. "Saya tidak ada masalah, yang saya inginkan hanyalah agar kita-kita mantan perwira, mantan pejabat, marilah berpikir jernih, marilah bernalar dalam melihat segala hal, jangan menutup mata hati terhadap fakta-fakta yang baik," ujar Luhut.

Menurut Luhut, perwira harus berani mengatakan yang benar adalah benar dan salah adalah salah. "Maka saya ingin sekali lagi, mengundang kapan teman-teman bertemu, mau tanya apa saja, mau minta bukti apa saja, saya siap," ujar dia.

Simak: Luhut Pandjaitan Buka Kemungkinan Larang Boeing 737 Max 8

Sebagai pembantu Presiden Jokowi, Luhut juga ingin menjelaskan keberanian Jokowi dalam mengambil berbagai keputusan melalui pertemuan tersebut. "Beliau semangat bekerja. Namun, berhubung banyak yang dikerjakan, maka ada yang menilai seolah-olah pencitraan," ujar dia.

Dalam undangan elektronik tersebut Luhut menegaskan pilihan politik tetap merupakan hak konstitusi setiap orang. "Saya sebagai teman hanya memberikan informasi mengenai kemajuan yang sudah dicapai. Kalau anda merasa bahwa ada yang lain yang terbukti lebih bagus, monggo tidak ada masalah," ujar dia.






Luhut Periksa Lokasi KTT G20 di Bali: Sudah Paten

1 hari lalu

Luhut Periksa Lokasi KTT G20 di Bali: Sudah Paten

Menurut Luhut, sejauh ini sudah banyak kemajuan untuk persiapan gelaran KTT G20 Indonesia, seperti infrastruktur dan aspek pendukung lainnya.


Luhut Perintahkan Sekolah dan Perkantoran di Bali Terapkan WFH Selama KTT G20

1 hari lalu

Luhut Perintahkan Sekolah dan Perkantoran di Bali Terapkan WFH Selama KTT G20

Luhut mengatakan perlu kebijakan sekolah daring dan work from home saat G20 berlangsung pada November mendatang di Bali.


Bolsonaro Berjaya dalam Pemilu Legislatif Brasil, Bisa Kalah dari Lula di Pilpres Putaran Kedua

2 hari lalu

Bolsonaro Berjaya dalam Pemilu Legislatif Brasil, Bisa Kalah dari Lula di Pilpres Putaran Kedua

Presiden Jair Bolsonaro dan sekutunya menguasai Kongres Brasil dengan menguasai separuh kursinya, meski bisa kalah dari Lula di Pilpres putaran kedua


Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

2 hari lalu

Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

Di antara 4 menko di kabinet Jokowi, siapakah yang paling kaya antara Luhut, Muhadjir Effendy, Airlangga Hartarto atau Mahfud MD? Berapa utangnya?


5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

2 hari lalu

5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

Hari ini, 4 Oktober 2004 diumumkan kemenangan SBY - JK sebagai presiden dan wapres periode 2004 - 2009. Berikut beberapa fakta menariknya.


Anies Baswedan Izin ke Partai NasDem Tuntaskan Tugas di Jakarta Sampai 16 Oktober 2022

3 hari lalu

Anies Baswedan Izin ke Partai NasDem Tuntaskan Tugas di Jakarta Sampai 16 Oktober 2022

Anies Baswedan langsung menggelar rapat dengan Sekda DKI Marullah Matali dan para Asisten Sekretariat Daerah guna membahas masalah Jakarta.


Alasan Surya Paloh Pilih Anies Baswedan Jadi Capres: Why Not The Best

3 hari lalu

Alasan Surya Paloh Pilih Anies Baswedan Jadi Capres: Why Not The Best

Surya Paloh memilih Anies Baswedan sebagai capres dari Partai Nasdem. Memilih yang terbaik dari yang baik-baik.


Ketentuan Presidential Threshold 20 Persen Dinilai Persempit Demokrasi

4 hari lalu

Ketentuan Presidential Threshold 20 Persen Dinilai Persempit Demokrasi

Selain ke MK, upaya mengubah ketentuan presidential threshold dinilai mesti melalui komunikasi dengan pimpinan partai politik.


Penerbangan Internasional Padang - Kuala Lumpur Kembali Dibuka Hari Ini

5 hari lalu

Penerbangan Internasional Padang - Kuala Lumpur Kembali Dibuka Hari Ini

Pada penerbangan internasional perdana itu sebanyak 135 penumpang tiba dari Malaysia dan 105 orang berangkat dari Padang menuju Kuala Lumpur.


Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

6 hari lalu

Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai bahwa proses demokrasi di Indonesia harus dilihat secara mendalam.