MUI: Tak Ada Pemimpin Ideal, Jangan Golput

Reporter

Editor

Amirullah

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI, Muhyiddin Junaidi, bersama Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat Amirsyah Tambunan, saat menyambangi Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin, 25 Maret 2019. Tempo/Egi Adyatama

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengimbau masyarakat menggunakan hak pilih dan menjauhi sikap golput di hari pencoblosan, pada 17 April 2019. Sikap tak memilih atau golongan putih, menurut mereka dilarang oleh agama Islam.

Baca: MUI: Kalau Gara-gara Pilpres Kita Berkelahi, Kayaknya Malu

"Golput dalam agama tidak boleh, karena bagaimana pun negara ini harus punya pemimpin," kata Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI, Muhyiddin Junaidi, saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin, 25 Maret 2019.

MUI, kata dia, mengimbau masyarakat menggunakan hak pilih di pemilu. Apalagi, ia menilai, pemilu sebagai sarana masyarakat untuk mendewasakan diri serta berpikir dengan menggunakan akal sehat.

Muhyiddin mengatakan jika masyarakat mencari pemimpin yang sempurna, maka akan sangat sulit. Ia mencontohkan di berbagai negara maju seperti Amerika Serikat, Rusia, hingga Cina, pemimpinnya tak mendapat dukungan sepenuhnya.

"Kalau kita tidak menggunakan hak pilih kita, kalau terjadi chaos, kesalahan anda. Tidak ada (pemimpin yang benar-benar) yang ideal di dunia ini," kata Muhyiddin.

Baca: Sebelum Tetapkan PUBG Haram, MUI Akan Gelar Dengar Pendapat

Kekhawatiran akan praktek golput oleh masyarakat mencuat setelah hasil sigi dari sejumlah lembaga belakangan. Diprediksi di Pemilu tahun ini, angka golput akan meningkat dari angka golput pada 2014 silam sebesar 30,42 persen.






Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

5 hari lalu

Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

Namun politikus Gerindra ini mengakui, semakin kecil angka urutan partai politik maka akan semakin mudah untuk mengenalkan kepada masyarakat.


Menjelang Sidang Pleidoi Ade Yasin, MUI 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Gelar Istighosah

8 hari lalu

Menjelang Sidang Pleidoi Ade Yasin, MUI 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Gelar Istighosah

Istighosah serentak mendoakan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin itu diadakan di 40 kecamatan selama 4 hari berturut-turut.


Azyumardi Azra Meninggal, Anwar Abbas Sebut Pandangan Beliau Banyak Dijadikan Rujukan

8 hari lalu

Azyumardi Azra Meninggal, Anwar Abbas Sebut Pandangan Beliau Banyak Dijadikan Rujukan

Azyumardi Azra disebut menyuburkan budaya akademik dan ilmiah di kalangan akademisi dan mahasiswa UNI Syarif Hidayatullah


Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

22 hari lalu

Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

Jika tren ini berlanjut, hanya Golkar yang diprediksi akan lolos parliamentary threshold untuk Pemilu 2024


Kenaikan Harga BBM, Waketum MUI: Implementasi Ekonomi Pancasila, Bentuk Kemaslahatan

24 hari lalu

Kenaikan Harga BBM, Waketum MUI: Implementasi Ekonomi Pancasila, Bentuk Kemaslahatan

Waketum MUI menilai penyesuaian harga BBM bisa untuk kemaslahatan umat. Sebab, subsidi yang disiapkan akan menjadi jauh lebih tepat sasaran.


Muhammadiyah dan 70 Pemimpin Lintas Agama Kumpul di Bogor Bahas Perubahan Iklim

26 hari lalu

Muhammadiyah dan 70 Pemimpin Lintas Agama Kumpul di Bogor Bahas Perubahan Iklim

Dialog lintas agama ini dilakukan Muhammadiyah dan Ashoka Indonesia karena dampak perubahan iklim dan bencana tidak memandang agama


MUI Anggap Fatwa Untuk Atur BBM Bersubsidi Tak Perlu

31 hari lalu

MUI Anggap Fatwa Untuk Atur BBM Bersubsidi Tak Perlu

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menggap tak perlu adanya fatwa dari MUI untuk mengatur penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi (BBM).


Profil Dewi Novita, Camat Payakumbuh Timur Dimutasi karena Bergaya ala Citayam Fashion Week

47 hari lalu

Profil Dewi Novita, Camat Payakumbuh Timur Dimutasi karena Bergaya ala Citayam Fashion Week

Dewi Novita Camat Payakumbuh Timur harus mengalami mutasi jabatan karena konten ala Citayem Fashion Week yang diunggahnya diakun TikTok pribadinya.


Waketum MUI: Kasus Brigadir J Bisa Dijadikan Momentum Polri untuk Berbenah

47 hari lalu

Waketum MUI: Kasus Brigadir J Bisa Dijadikan Momentum Polri untuk Berbenah

Polri telah menetapkan empat tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J, yakni Bharada E, Bripka RR, KM, dan Irjen Ferdy Sambo


Pernikahan Anak Anies Baswedan Hari Ini, Dihadiri Ulama hingga Quraish Shihab

59 hari lalu

Pernikahan Anak Anies Baswedan Hari Ini, Dihadiri Ulama hingga Quraish Shihab

Nabil Al-Musawwa menilai ada rasa campur aduk yang dirasakan Anies Baswedan saat menikahkan putrinya.