Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Meluas Hingga 2.719 Hektare

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Warga menggunakan masker untuk menghindari paparan asap kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai, Dumai, Riau, Jumat 15 Februari 2019. Otoritas kesehatan di Kota Dumai menyebutkan pada pekan ini sebanyak 215 kasus Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), gangguan mata dan kulit pada pasien terjadi akibat terpapar kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang dilaporkan oleh sejumlah pusat kesehatan masyarakat. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyatakan luas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di 12 kabupaten dan kota di wilayah tersebut terus meluas hingga mencapai 2.719 hektare, atau bertambah lebih dari 700 hektare dalam sepekan terakhir.

Baca juga: BMKG Deteksi 54 Titik Panas di Riau

"Luas lahan yang terbakar sampai dengan hari ini sejumlah lebih kurang 2.719,69 hektare," kata Kepala Pelaksana BPBD Riau, Edwar Sanger di Pekanbaru, Senin, 25 Maret 2019.

Kondisi itu berpotensi terus meluas karena hingga hari ini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan masih mendeteksi titik-titik panas atau indikasi awal terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terpantau melalui pencitraan Satelit Terra dan Aqua.

Sementara itu, berdasarkan laporan harian siaga darurat bencana asap akibat Karhutla Provinsi Riau 2019, dari total 2.700 hektare lahan terbakar, mayoritas terjadi di Kabupaten Bengkalis. Di wilayah pesisir Riau tersebut, tercatat luas lahan terbakar mencapai 1.263,83 hektare.

Hampir setiap kecamatan di Kabupaten Bengkalis dilanda kebakaran sepanjang awal 2019 ini. Namun, kebakaran terparah tercatat di Pulau Rupat, Bengkalis. Pulau yang mayoritas berkontur gambut tersebut sepanjang Februari kemarin terbakar hebat dan menyebabkan asap tebal hingga meluas ke Kota Dumai.

Selain Bengkalis, kebakaran juga terjadi di tiga wilayah lainnya di pesisir timur Provinsi Riau yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Diantaranya Rokan Hilir dengan luas 407 hektare, Meranti 222,4 hektare serta Dumai 192,25 hektare.

Lebih jauh, Edwar merincikan kebakaran hutan dan lahan juga terpantau meluas di Kabupaten Siak yang mencapai 314,5 hektare, Indragiri Hilir 107,1 hektare serta Indragiri Hulu 64,5 hektare. Selanjutnya, di Pekanbaru tercatat 37,75 hektare lahan terbakar, Kampar 26,6 hektare, Rokan Hulu dua hektare, dan Kuantan Singingi lima hektare.

Hingga hari ini, upaya pemadaman Karhutla dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat masih terus berlangsung. Pemadaman tidak hanya dilakukan oleh tim darat, melainkan juga diperkuat operasi pengeboman air dengan melibatkan belasan helikopter, baik dari pemerintah maupun bantuan pihak swasta.

Baca juga: Kebakaran Hutan Riau 1.686 Hektare, Pekanbaru Dikepung Asap

Edwar Sanger menjelaskan saat ini Satgas Karhutla Riau telah diperkuat dengan tiga unit helikopter pengebom air atau "waterbombing" bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Helikopter terakhir tiba di Pekanbaru pada Kamis medio kemarin dengan jenis MI X dari Palembang," kata Edwar.

Dengan bertambahnya satu unit heli dari BNPB tersebut, maka saat ini ada 10 unit heli yang siap melakukan waterbombing di lokasi kebakaran hutan dan lahan di Riau.

"Sekarang kita sudah punya tiga heli dari BNPB. Kemudian dari dunia usaha ada 3 unit, dari KHLK, Polisi, TNI AU, TNI AD masing-masing satu unit dan akan masuk satu unit lagi dari dunia usaha," katanya.






Bupati Bengkalis Kasmarni: Perempuan Harus Berani Tunjukkan Kemampuan

4 hari lalu

Bupati Bengkalis Kasmarni: Perempuan Harus Berani Tunjukkan Kemampuan

Bupati Bengkalis Kasmarni meminta kaum perempuan bisa maju menjadi pemimpin meski banyak tantangan yang menghadang


Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

10 hari lalu

Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

Densus 88 menangkap total 13 tersangka teroris dari kelompok Anshor Daulah (AD) pendukung ISIS di Dumai


Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

11 hari lalu

Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

Densus 88 menangkap delapan tersangka teroris di delapan lokasi berbeda di Dumai pada pukul 07.05-12.10 WIB.


5 Makanan Khas Riau untuk Penyuka Mi dan Ikan

12 hari lalu

5 Makanan Khas Riau untuk Penyuka Mi dan Ikan

Cita rasa makanan khas Riau dikenal dengan bumbu rempah-rempahnya yang kuat.


6 Kuliner Khas Melayu Riau yang Wajib Anda Cicipi

16 hari lalu

6 Kuliner Khas Melayu Riau yang Wajib Anda Cicipi

Apabila Anda berkunjung ke Riau, banyak kuliner khas Melayu yang dapat Anda cicipi. Jangan sampai terlewat gulai ikan patin yang lezat.


Korban Tewas dalam Banjir Bandang di Pakistan Bertambah 57 Orang

23 hari lalu

Korban Tewas dalam Banjir Bandang di Pakistan Bertambah 57 Orang

Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Pakistan pada Sabtu, 3 September 2022, bertambah 57 orang, di mana 25 orang adalah anak-anak.


Advokat Perusahaan Surya Darmadi Jadi Tersangka, Kejaksaan Agung: Menghalangi Penyidikan

32 hari lalu

Advokat Perusahaan Surya Darmadi Jadi Tersangka, Kejaksaan Agung: Menghalangi Penyidikan

Kejaksaan Agung menyatakan advokat perusahaan Surya Darmadi melakukan tindak pidana menghalangi penyidikan sehingga ditetapkan sebagai tersangka.


Keunikan Pacu Jalur di Kuansing Riau: Ada Tukang Tari, Tukang Onjai dan Tukang Timbo

33 hari lalu

Keunikan Pacu Jalur di Kuansing Riau: Ada Tukang Tari, Tukang Onjai dan Tukang Timbo

Agustus biasanya diadakan Festival Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Begini keseruan dan keunikan pacu jalur ini.


Kapolri Minta Jajarannya Raih Kepercayaan Publik untuk Terus Kawal Pemerintah

39 hari lalu

Kapolri Minta Jajarannya Raih Kepercayaan Publik untuk Terus Kawal Pemerintah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kepercayaan publik penting agar Polri dapat mengawal setiap kebijakan pemerintah.


Seluruh Wilayah NTT Berstatus Sangat Mudah Terbakar

39 hari lalu

Seluruh Wilayah NTT Berstatus Sangat Mudah Terbakar

Kondisi 22 kabupaten/kota di NTT berada di tingkat merah atau sangat mudah terbakar.